SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Gelaran Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025 resmi berakhir dengan meriah pada Senin (13/10/2025), menandai suksesnya salah satu agenda olahraga terbesar di Kota Minyak tahun ini. Sebanyak 335 atlet bulu tangkis dari berbagai klub lokal bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga berfungsi sebagai seleksi resmi menuju Kejurprov Kalimantan Timur serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan apresiasinya atas semangat para atlet muda yang tampil di turnamen ini. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting dalam membangun kepercayaan diri dan meningkatkan daya saing atlet daerah.
“Sebagian atlet yang ikut sudah masuk dalam daftar tim Popda. Dengan adanya event seperti ini, kemampuan mereka bisa lebih terasah karena sudah terbiasa menghadapi tekanan pertandingan,” ujarnya.
Ratih menambahkan, para atlet yang lolos seleksi Popda akan segera menjalani prosesi pelepasan resmi pada 15 November mendatang. Ia berharap prestasi yang sudah diraih Balikpapan dapat terus dipertahankan di ajang-ajang berikutnya. “Dalam sambutan tadi saya sampaikan, tren juara harus tetap dijaga. Baik di Popda maupun di Porprov nanti yang akan digelar di Paser,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian PBSI Balikpapan, Sugianto, mengungkapkan bahwa turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan akhir menuju Kejurprov Kalimantan Timur yang akan berlangsung di Kutai Timur pada 21–25 Oktober 2025. Menurutnya, momentum ini menjadi sangat berharga untuk memantapkan komposisi tim yang akan dikirim. “Alhamdulillah turnamen berjalan lancar. Begitu data pemenang selesai direkap, kami langsung mendaftarkan sekitar 40 atlet untuk Kejurprov,” jelasnya.
Sugianto menegaskan bahwa PBSI Balikpapan memiliki target tinggi, yakni mempertahankan gelar juara umum yang selama ini berhasil diraih. “Persaingan dengan Samarinda tentu berat, tapi kami tetap optimistis bisa mengulang prestasi gemilang tahun-tahun sebelumnya,” katanya dengan penuh semangat.
Turnamen berhadiah total Rp71,8 juta ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam membina dan mencetak atlet muda berprestasi. Bagi para pemenang, ajang ini menjadi pijakan awal menuju pentas yang lebih tinggi.
Sedangkan bagi yang belum berhasil, pengalaman bertanding ini menjadi pelajaran berharga untuk terus berlatih dan menyiapkan diri menuju kesempatan berikutnya.
(ADV/Disporapar Balikpapan)