Beasiswa ASN Kukar 2027 Diarahkan untuk Penuhi Kebutuhan SDM Strategis

Foto : Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono

SWARAREPUBLIKA.com, TENGGARONG — Peningkatan kualifikasi pendidikan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diarahkan agar sejalan dengan kebutuhan tenaga dan keahlian di lingkungan pemerintahan. Melalui program beasiswa hingga jenjang doktor (S3), Pemkab Kukar berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama pada bidang-bidang yang masih membutuhkan tenaga kompeten.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari 11 Program Dedikasi ASN Sejahtera yang digagas Bupati Kukar. Pelaksanaannya telah berjalan sejak tahun lalu, dengan jumlah penerima disesuaikan berdasarkan kebutuhan aparatur dan kemampuan anggaran daerah.

“Program tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun lalu, meskipun jumlah penerimanya mungkin belum banyak. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan ASN yang mengikuti program serta anggaran yang tersedia,” ujar Sunggono saat diwawancarai di Gedung Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (29/10).

Pemkab Kukar berencana meningkatkan pelaksanaan program beasiswa pada 2027 sehingga kesempatan bagi ASN untuk menempuh pendidikan lanjutan dapat semakin terbuka. Meski demikian, penentuan penerima tidak semata-mata didasarkan pada keinginan individu untuk melanjutkan studi.

Menurut Sunggono, relevansi program pendidikan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi pertimbangan penting. Dengan begitu, ilmu dan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan lanjutan dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas pemerintahan. “Hal yang paling penting, pendidikan yang ditempuh harus linier dengan kebutuhan pemerintah daerah,” katanya.

Ia menyebutkan, penerima beasiswa pada jenjang magister (S2) saat ini sudah cukup banyak. Di antaranya terdapat ASN yang menempuh pendidikan dokter spesialis sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Kukar. Peluang beasiswa juga terbuka bagi ASN dari bidang lain, selama program studi yang dipilih relevan dengan kebutuhan SDM pada instansi masing-masing.

Perguruan tinggi tujuan pun beragam, menyesuaikan bidang pendidikan yang ditempuh, termasuk pendidikan dokter spesialis di sejumlah kampus. Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Kukar ingin memastikan peningkatan jenjang pendidikan aparatur memberikan manfaat langsung bagi organisasi.

Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(ADV/Diskominfo Kukar)