SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di sektor pariwisata.
Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah mempersiapkan pengembangan layanan wisata 24 jam, menyesuaikan dengan semakin beragamnya fasilitas serta atraksi yang tersedia di kota ini.
Menurut Ratih, ketersediaan wisma, villa, hingga munculnya tren berkemah modern atau glamping, membuat aktivitas wisata di Balikpapan berlangsung tidak hanya siang, tetapi juga malam hari. Kondisi ini mendorong Disparpora untuk memperkuat berbagai aspek pendukung.
“Dengan aktivitas yang berjalan 24 jam, tentu keamanan dan kebersihan harus menjadi perhatian utama. Maka, petugas keamanan dan tim kebersihan perlu ditambah agar semua tetap terjaga. Langkah ini sekaligus mampu mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat semakin tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ratih menjelaskan bahwa capaian jumlah kunjungan wisatawan tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga bulan Juli, angka kunjungan sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Capaian tersebut menjadi bukti tingginya minat wisatawan terhadap destinasi unggulan di Balikpapan. Sementara itu, menyambut libur panjang Natal dan akhir tahun, Disparpora telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Ratih menuturkan, langkah pengamanan dilakukan dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) serta melibatkan lintas sektor terkait. “Kami sudah melakukan pemetaan, termasuk penentuan lokasi pos-pos terpadu. Evaluasi dari tahun sebelumnya juga menjadi bahan perbaikan, misalnya terkait keterlambatan pelayanan yang pernah terjadi,” jelasnya.
Salah satu upaya perbaikan ialah menambah jumlah petugas di loket agar antrean panjang bisa diminimalkan. Petugas juga akan menerapkan sistem jemput bola, yakni langsung melayani wisatawan di titik tertentu sehingga proses masuk lebih cepat.
Selain itu, untuk menghindari kepadatan lalu lintas, sistem buka-tutup jalur akan diberlakukan. “Saat pengunjung penuh, jalur masuk akan ditutup sementara. Kami juga menerapkan sistem satu jalur, di mana pintu masuk dan pintu keluar dipisahkan sehingga arus kendaraan lebih tertib,” tambah Ratih.
Dengan berbagai langkah tersebut, Disparpora Balikpapan optimis mampu memberikan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kota Minyak.
(ADV/Diskominfo Balikpapan)