Disparpora Balikpapan Beri Ruang Lebih Luas bagi Musisi Lokal

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ratih Kusuma 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - .Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung musisi lokal dengan menyediakan ruang tampil dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di kota ini.

Pemerintah Kota Balikpapan berupaya memberikan wadah bagi para pekerja seni agar dapat menampilkan karya mereka di berbagai acara yang berlangsung, baik yang digelar oleh pemerintah maupun pihak swasta. Kepala Disparpora Balikpapan, Ratih Kusuma, mengungkapkan bahwa pihaknya selalu berusaha untuk memberikan kesempatan bagi musisi lokal agar mereka bisa tampil dan dikenal oleh masyarakat luas.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Balikpapan, yang juga dihadiri oleh perwakilan komunitas musisi lokal. Dalam pertemuan tersebut, para seniman menyampaikan aspirasi dan harapan agar keterlibatan mereka dalam berbagai acara bisa lebih maksimal.

Mereka menginginkan adanya kebijakan yang lebih jelas dari pemerintah untuk mendukung eksistensi musisi lokal dalam event-event yang digelar di Balikpapan, baik di lingkungan pemerintah, hotel, pusat perbelanjaan, maupun kegiatan yang diadakan oleh event organizer.

Ratih menegaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah memberikan ruang bagi musisi lokal untuk tampil. Bahkan, beberapa komunitas musik di Balikpapan telah mendapat kesempatan untuk menunjukkan bakat mereka dalam berbagai event.

"Mereka sudah lama kita fasilitasi. Mereka tergabung dalam komunitas Musik Rock Balikpapan dan sudah diberi kesempatan tampil di beberapa event," ujar Ratih Kusuma saat diwawancarai, Rabu, 5 Maret 2025.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Disparpora saat ini tengah merancang program untuk menampilkan musisi lokal di berbagai destinasi wisata yang ada di Balikpapan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang lebih luas bagi para pekerja seni untuk berkarya.

"Kami berencana menampilkan mereka di beberapa lokasi wisata, seperti Pantai Manggar dan Taman Bekapai. Namun, tentu ada tantangan tersendiri, terutama dalam penyediaan sound system dan peralatan pendukung lainnya," jelasnya.

Ratih juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran untuk pengadaan fasilitas yang dibutuhkan oleh musisi lokal. Menurutnya, anggaran yang memadai sangat diperlukan agar program ini bisa berjalan dengan optimal.

"Perlu ada anggaran yang memadai, tidak hanya untuk tempat, tetapi juga peralatan yang mendukung penampilan mereka," tambahnya.

Dengan berbagai upaya ini, pemerintah berharap para musisi lokal semakin aktif dan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang. Disparpora juga terus mencari solusi agar para pekerja seni di Balikpapan dapat lebih leluasa dalam mengekspresikan kreativitas mereka serta mendapatkan apresiasi yang layak.

(ADV/Diskominfo/J)