DLH Balikpapan Siapkan Langkah Strategis Kelola Sampah Selama Ramadan 1446 Hijriah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengelola sampah dengan lebih baik, mengingat potensi lonjakan volume sampah yang biasa terjadi selama bulan puasa.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa meskipun tidak ada penambahan personel atau armada, pihaknya melakukan penyesuaian penting dalam operasional pengangkutan sampah.

“Kami memajukan jadwal pengangkutan sampah yang sebelumnya dimulai pada pukul 22:00 WITA menjadi pukul 21:00 WITA. Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi petugas mengkonsumsi sahur dan tetap melaksanakan tugas mereka dengan lancar,” ujar Dirman pada Rabu, 5 Maret 2025.

Penyesuaian waktu pengangkutan ini dilakukan karena volume sampah yang cenderung meningkat pada malam hari selama Ramadan. Dengan perubahan waktu tersebut, diharapkan dapat ada jeda yang cukup antara pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan pengangkutannya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, Dirman juga menyoroti prediksi lonjakan volume sampah menjelang Lebaran. Ia memperkirakan pada H-1 hingga dua hari setelah Hari Raya, volume sampah akan meningkat drastis, dari 400 ton per hari menjadi 700 hingga 800 ton per hari. Untuk mengatasi masalah tersebut, DLH telah merencanakan pemberlakuan jam lembur bagi petugas pengangkut sampah, dengan persetujuan Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud.

“Jam lembur ini sangat penting untuk menjaga kebersihan kota dan menghindari penumpukan sampah yang bisa mengganggu kenyamanan warga, terutama saat merayakan Idul Fitri,” tambah Dirman.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi petugas selama periode Lebaran, DLH juga mengusulkan kenaikan insentif lembur menjadi Rp 100.000 per hari, yang sebelumnya Rp 50.000. Dirman berharap kebijakan ini dapat memberikan semangat lebih bagi para petugas dalam melaksanakan tugas mereka.

Terkait dengan pengelolaan sampah di pasar Ramadan yang ramai, DLH tidak berencana menambah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) baru.

“Kami merasa masyarakat Balikpapan sudah cukup sadar akan kebersihan dan disiplin membuang sampah pada tempatnya, jadi kami tidak merasa perlu menambah TPS,” jelas Dirman.

Namun, DLH tetap mengimbau agar para pedagang dan masyarakat membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan, yaitu antara pukul 18:00 WITA hingga 06:00 WITA. Masyarakat juga diharapkan untuk mengemas sampah dengan baik agar tidak tercecer dan merusak pemandangan kota.

“Dengan saling menjaga kebersihan, kami berharap Kota Balikpapan tetap nyaman dan sehat selama Ramadan, serta menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah,” tutup Dirman.

Melalui langkah-langkah ini, DLH Kota Balikpapan berharap dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat selama bulan Ramadan.

(ADV/Diskominfo/J)