SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN, Sebagai pintu gerbang utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan semakin memperkuat perannya sebagai pusat industri Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) serta sentra ekonomi kreatif.
Pemerintah Kota Balikpapan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud berkomitmen menjadikan kota ini sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai kota industri dan bisnis, Balikpapan memiliki keunggulan dalam infrastruktur, aksesibilitas, serta fasilitas perhotelan yang memadai. Dengan berbagai fasilitas hotel berbintang, pusat konvensi modern, dan akses transportasi yang baik, Balikpapan siap menjadi tuan rumah berbagai acara besar berskala nasional dan internasional.
“Pemerintah kota akan terus memperkuat program-program untuk menjadikan Balikpapan sebagai destinasi utama di sektor pariwisata dan kegiatan MICE,” ujar Wali Kota Rahmad Mas’ud, Kamis, 6 Maret 2025.
Untuk mewujudkan visi tersebut, sejumlah langkah strategis telah disiapkan. Pemerintah Kota Balikpapan akan meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung, memperluas promosi wisata berbasis MICE, serta menjalin kolaborasi erat dengan sektor swasta dan komunitas kreatif.
Selain itu, berbagai event nasional dan internasional akan digelar guna menarik lebih banyak investor dan wisatawan ke kota ini. Tak hanya sektor MICE, Balikpapan juga menargetkan diri sebagai kota inovatif dan kreatif yang berbasis teknologi.
Pemerintah bertekad menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, termasuk bagi pelaku usaha rintisan (startup), industri digital, serta berbagai inovasi yang selaras dengan pembangunan berkelanjutan.
“Pemerintah akan terus mendorong inovasi dan kreativitas agar ekonomi kreatif dan sektor teknologi di Balikpapan berkembang pesat,” tegas Rahmad Mas’ud.
Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, seperti pembinaan pelaku ekonomi kreatif, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta integrasi teknologi dalam pelayanan publik.
Selain itu, sebagai kota penyangga IKN, Balikpapan memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri kreatif yang berbasis teknologi dan ramah lingkungan.
Dengan kombinasi strategi penguatan sektor MICE dan pengembangan ekosistem inovatif, Balikpapan semakin siap menjadi kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dalam industri kreatif dan teknologi.
(ADV/Diskominfo/J)