Pengunjung Tidak Mau Berbelanja Di Kios Lantai 2 Pelabuhan Semayang, "Mohon Pelindo 4 Berikan Solusi"

BALIKPAPAN,Adanya pelarangan bagi pedagang asongan yang berjualan disekitaran area pelabuhan ternyata masih belum bisa ditertibkan secara maksimal oleh pihak Pelindo 4, Kamis(8/10/2020).

Ketua FKMPPSB (Forum Komunikasi Masyarakat Pedagang Pelabuhan Semayang Balikpapan) H Amir Syarifudin yang didampingi kuasa hukumnya Ardiansyah mengatakan Seluruh pedagang yang berjualan di lantai 2 adalah pedagang yang di Fasilitasi oleh pihak Pelindo 4 karena semenjak tahun 2017 kios pedagang diarea bawah tersebut dibongkar dan diberikan uang bongkaran kios sebesar Rp 1.500.000.

"Kenyataan di lapangan tidak sejalan dengan apa yang terjadi sementara manager pelindo 4 sudah memberikan surat edaran larangan bagi pedagang asongan berjualan didalam area lantai bawah pelabuhan", faktanya pedagang asongan masih saja lalu lalang/ mondar mandir berjualan di area lantai bawah,kata pedagang lantai 2.

Para penumpang kapal baik yang mau berangkat atau pun yang turun tidak mau mampir kelantai 2, dengan alasan naik tangga dan tidak mungkin bawa barang bawaan, penumpang selalu beranggapan bahwa kami yang berjualan dilantai 2 harga nya mahal mahal padahal yang sesungguhnya barang dagangan kami ini harganya lebih murah dari pada yang dijual oleh pedagang asongan yang berkeliaran di area pelabuhan.kata H Amir.

Sekarang ini kami bingung harus bayar dengan apa sewa tempat ini 30 juta pertahun, sementara keadaan Bangsa kita ini diserang wabah virus Corona salah satunya Balikpapan, "bisa disaksikan yang membeli dagangan kami", sangat menyedihkan tidak ada pengunjung yang mau naik ke kios kami dilantai 2, jelasnya.

Kami yang tergabung di forum komunikasi masyarakat pedagang pelabuhan Semayang Balikpapan (FKMPPSB) bermohon kepada pihak Pelindo 4 untuk sementara kami pedagang yang dilantai 2 di ijinkan untuk berjualan asongan di lantai bawah sampai pandemi covid 19 berakhir, tegasnya.

Ardiansyah Kuasa hukum dari pedagang dilantai 2 menyampaikan bahwa kami akan membuat agenda pertemuan dengan pihak Pelindo 4 mudah mudahan disetujui jika memang tidak ada tanggapan maka kami akan meminta kepada DPRD untuk melakukan RDP ( Rapat dengar pendapat),ungkapnya.