SWARAREPUBLIKA.com - Usaha keripik tempe yang dirintis Tri Wahyuni sejak 2018 kini berkembang hingga menembus jaringan ritel modern Alfamidi. Produk rumahan dengan merek Keripik Tempe AIQ itu mulai dipasarkan di gerai Alfamidi wilayah Bulungan, Kalimantan Utara, pada 2023.
Pada awal merintis, ia memasarkan keripik tempe buatannya dari warung ke warung. Usaha tersebut dijalankan secara bertahap dengan menjaga rasa dan kualitas produk agar tetap mendapat kepercayaan pembeli. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah pemilihan bahan baku. Yuni memilih pemasok tempe tetap dari sejumlah pembuat tempe untuk menjaga kualitas bahan yang digunakan dalam proses produksi.
“Untuk bahan baku, saya memilih pemasok tetap dari sekian banyak pembuat tempe. Ini penting supaya kualitas hasil keripik tempe saya tetap terjaga,” ungkap Yuni.
Keripik Tempe AIQ dibuat menggunakan tepung tapioka dan bumbu racikan sendiri dengan cita rasa asin dan gurih. Yuni juga menjaga karakter rasa produknya agar tidak meninggalkan sensasi kelat atau getir di tenggorokan setelah dikonsumsi. Peluang memperluas pasar datang pada 2023 melalui bimbingan dan fasilitasi Dinas Koperasi Bulungan.
Dari proses tersebut, Keripik Tempe AIQ mendapat kesempatan masuk ke jaringan ritel modern Alfamidi dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sejak dipasarkan di Alfamidi, jumlah pasokan produknya mengalami peningkatan. Jika pada awalnya Yuni memasok delapan bungkus per toko, kini jumlahnya mencapai 16 hingga 24 bungkus per toko. Kenaikan pasokan itu membuat Yuni harus menambah frekuensi produksi.
Dalam sepekan, ia kini dapat memproduksi keripik tempe sebanyak dua hingga tiga kali untuk memenuhi kebutuhan pasar. Perkembangan usaha tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi orang-orang di sekitarnya. Jika sebelumnya produksi dikerjakan sendiri, kini Yuni mulai melibatkan karyawan untuk membantu menjalankan usahanya.
“Yang tadinya saya hanya seorang ibu rumah tangga biasa, sekarang bisa mandiri secara finansial dan memberi manfaat bagi orang-orang di sekitar,” katanya.
Perjalanan Keripik Tempe AIQ menunjukkan bagaimana usaha rumahan dapat berkembang ketika pelaku usaha menjaga kualitas produk dan mendapat akses pemasaran yang lebih luas. Masuknya produk tersebut ke gerai Alfamidi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal Bulungan kepada lebih banyak konsumen.
PT Midi Utama Indonesia Tbk selaku pengelola jaringan ritel Alfamidi menyatakan komitmennya mendukung pengembangan UMKM melalui kemitraan pemasaran produk lokal. Dukungan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
(*)