Himas Kaltim Siapkan Regenerasi Kepemimpinan dan Digitalisasi Data 60 Ribu Warga Sinjai

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Masyarakat Sinjai (Himas) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan sejumlah langkah baru untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda pelantikan jajaran kepengurusan baru DPW Himas Kaltim yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau Dome Balikpapan, Rabu (2/9/2026) malam.

Pelantikan tidak hanya dikemas sebagai seremoni pergantian kepengurusan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang kini berdomisili dan beraktivitas di berbagai wilayah Kalimantan Timur.

Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum Himas H Eddy Salassa SS MH, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud SE ME, Ustaz Dr H Dasad Latif PhD, serta Bupati Sinjai Ratnawati Arif. Agenda itu juga akan dihadiri Forum Komunikasi Kaltim, Wali Kota Balikpapan, dan sejumlah pimpinan paguyuban.

Ketua Himas Kaltim Ahmad Rustam mengatakan, kepengurusan baru membawa misi utama melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat keterlibatan pemuda dalam organisasi. “Kepengurusan DPW Himas Kaltim yang baru ini, misi utamanya adalah regenerasi kepemimpinan dan penguatan peran pemuda,” ujar Ahmad Rustam.

Menurut dia, generasi muda perlu diberi ruang lebih besar untuk meneruskan kontribusi yang selama ini telah dilakukan para tokoh masyarakat Sinjai di Kalimantan Timur. Ahmad berharap para pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kaltim.

Ia mencontohkan sosok almarhum Mukmin Faisyal HP sebagai salah satu tokoh asal Sinjai yang memiliki rekam jejak panjang dalam pembangunan daerah. Mukmin Faisyal pernah dipercaya menjabat Wakil Wali Kota Balikpapan, Ketua DPRD Kaltim, hingga Wakil Gubernur Kaltim. Selain memperkuat regenerasi, kepengurusan baru Himas Kaltim juga mulai melakukan pembenahan berbasis teknologi.

Dalam agenda pelantikan tersebut akan diperkenalkan Kartu Tanda Anggota (KTA) digital serta aplikasi smartphone yang digunakan untuk memperbarui dan mengintegrasikan data warga keturunan Sinjai di seluruh Kaltim. Langkah digitalisasi ini dinilai penting mengingat jumlah warga keturunan Sinjai di Kaltim diperkirakan mencapai sekitar 60 ribu jiwa.

Konsentrasi terbesar berada di Kota Balikpapan dan Samarinda. Dari sisi struktur organisasi, Himas Kaltim saat ini telah memiliki kepengurusan di delapan kabupaten/kota melalui Dewan Pengurus Cabang (DPC).

Selanjutnya, organisasi menargetkan pembentukan DPC di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Pelantikan juga akan dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta, dengan hadiah utama berupa paket umrah. Selain itu tersedia sepeda listrik, berbagai peralatan elektronik, serta sejumlah hadiah hiburan lainnya.

Dengan rangkaian tersebut, pelantikan kepengurusan baru Himas Kaltim diharapkan tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga memperkuat persatuan warga Sinjai sekaligus mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Kalimantan Timur.

(*/R)