
SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Menghadapi meningkatnya aktivitas pelayaran menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memastikan seluruh layanan operasional di pelabuhan tetap berjalan maksimal.
Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan guna menjaga kelancaran aktivitas kapal selama periode libur Lebaran. Melalui Subholding Wilayah 4 yang beroperasi di Balikpapan, SPJM melakukan sejumlah persiapan, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga kesiapan sarana pendukung operasional. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan pergerakan kapal, baik kapal penumpang maupun kapal logistik yang membawa kebutuhan masyarakat.
Senior Manager Wilayah 4 Subholding SPJM, Al Abrar, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap berjalan lancar selama masa mudik. Menurutnya, stabilitas layanan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas penumpang serta kelancaran distribusi barang.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan para petugas pandu telah dilakukan sejak awal untuk memastikan pelayanan navigasi kapal tetap berjalan, meskipun sebagian personel berencana mengambil cuti pada periode Lebaran. “Kami sudah mengingatkan para pandu bahwa cuti merupakan hak mereka. Namun apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, kami berharap mereka tetap siap membantu pelayanan,” ujar Al Abrar saat ditemui di Balikpapan, Kamis (5/3/2026).
Selain menyiapkan personel, perusahaan juga memastikan seluruh armada dan peralatan operasional berada dalam kondisi prima. Pengecekan menyeluruh terhadap kapal tunda beserta perlengkapan pendukungnya telah dilakukan guna menjamin kelancaran proses sandar dan keberangkatan kapal di area pelabuhan. “Kapal tunda beserta peralatannya sudah diperiksa secara menyeluruh dan dipastikan siap digunakan untuk mendukung operasional,” jelasnya.
Dalam periode mudik Lebaran ini, SPJM memberikan prioritas layanan terhadap kapal penumpang serta kapal pengangkut logistik yang membawa kebutuhan pokok masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi keterlambatan pelayanan yang dapat menghambat distribusi barang maupun perjalanan penumpang. “Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik. Momentum mudik menjadi momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.
Seiring meningkatnya mobilitas pelayaran, sejumlah operator kapal juga melakukan penyesuaian dengan menambah frekuensi perjalanan. Salah satunya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang meningkatkan jadwal kunjungan kapal pada rute-rute utama seperti Surabaya dan Makassar.
Menanggapi peningkatan aktivitas tersebut, SPJM turut menyesuaikan operasional dengan menambah frekuensi layanan pandu serta kesiapan kapal tunda agar proses keluar masuk kapal di pelabuhan dapat berlangsung aman, tertib, dan efisien. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan posko layanan operasional yang dilengkapi petugas officer on duty di bawah koordinasi manajemen wilayah.
Posko ini bertugas memantau jalannya operasional pelabuhan serta memastikan setiap layanan berjalan sesuai prosedur. Dengan berbagai langkah tersebut, SPJM berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik nasional sekaligus menjaga keamanan dan efisiensi aktivitas maritim selama periode Lebaran.
(R)