SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dirangkai dengan bazar amal Ramadan di Masjid Jami Assu’adaa, Kelurahan Klandasan Ilir, berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat, Sabtu (7/3/2026).
Sejak pagi, warga terlihat memadati area masjid untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial yang digelar oleh panitia.
Koordinator kegiatan kesehatan gratis dan bazar amal Ramadan Masjid Jami Assu’adaa, Agustina, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, fokus utama kegiatan kali ini adalah pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Klandasan Ilir. Dalam pelaksanaannya, pihak puskesmas menurunkan enam tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.
“Pusat kegiatan hari ini sebenarnya adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Kami bekerja sama dengan pihak Puskesmas Klandasan Ilir yang menurunkan enam tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agustina.
Ia menjelaskan, layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Kegiatan ini awalnya menargetkan sekitar 100 peserta, namun antusias warga yang datang cukup tinggi hingga jumlah peserta melebihi kuota yang telah disiapkan.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan program Cinta Bangga Rupiah yang melibatkan PKK Kelurahan Klandasan Ilir, pihak kecamatan, serta komunitas Sahabat Berlian dari Bank Indonesia.

Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan bazar kebutuhan pokok melalui Koperasi Merah Putih Kelurahan Klandasan Ilir. Dalam bazar tersebut, berbagai bahan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Beberapa kebutuhan pokok kami sediakan dengan harga lebih murah, seperti minyak goreng sekitar Rp15.700 per liter, beras SPHP Rp59.000, dan gula Rp17.500.Harapannya masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu, bazar amal juga menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian warga. Barang-barang yang dijual merupakan sumbangan dari para donatur, baik berupa barang baru maupun barang layak pakai. Barang-barang tersebut dijual dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000.
Hasil penjualan nantinya akan digunakan untuk kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim dan lansia yang rencananya digelar sekitar enam hari menjelang Idul pitri oleh pengurus Masjid Jami Assu’adaa.
Agustina menambahkan, tingginya partisipasi warga tidak lepas dari upaya panitia menyebarkan informasi kegiatan melalui berbagai kelompok masyarakat, mulai dari grup kelurahan, RT, hingga komunitas pengajian. “Alhamdulillah antusias warga sangat baik. Informasi kegiatan kami bagikan melalui berbagai grup warga sehingga banyak masyarakat yang datang dan berpartisipasi,” katanya.
Ke depan, pihaknya berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara pengurus masjid, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama melalui kegiatan sosial yang hasilnya kembali disalurkan untuk membantu sesama,” tutupnya.
(R)