SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Puskesmas Manggar Baru terus berupaya mengoptimalkan program jejaring meskipun sejumlah tantangan masih dihadapi. Pemegang Program Jejaring, Dewi Erna Permana, mengungkapkan beberapa kendala sekaligus fokus utama program kesehatan tahun 2026 pada Rabu (3/12/2025).
Menurut Dewi, tantangan terbesar saat ini adalah kesibukan fasyankes jejaring dan pemegang program yang membuat pertemuan bulanan sulit dijadwalkan. “Kadang waktunya tidak ketemu, apalagi menjelang akhir tahun. Banyak fasilitas yang sibuk menyelesaikan laporan,” jelasnya.
Selain itu, miskomunikasi dengan pasien juga kadang terjadi, terutama saat menjelaskan alur rujukan atau pemeriksaan lanjutan. Namun Dewi menegaskan bahwa hal tersebut dapat diantisipasi melalui komunikasi by phone yang selalu tersedia jika ada kendala. Meski terdapat hambatan, Puskesmas Manggar Baru tetap fokus memperkuat program prioritas di tahun mendatang, yaitu hipertensi, diabetes melitus, dan TB.
Ketiga penyakit ini dinilai masih membutuhkan penanganan intensif karena prevalensinya cukup tinggi. “Program wajib seperti TB, hipertensi, dan DM akan tetap kami perkuat karena itu bagian dari target nasional juga,” katanya.
Fasilitas jejaring juga diharapkan dapat lebih aktif dalam skrining dini agar kasus dapat ditemukan lebih cepat. Upaya ini akan dipadukan dengan peningkatan edukasi kepada masyarakat dan penanganan kasus penyerta lainnya yang memerlukan rujukan ke puskesmas.
Dewi menambahkan bahwa kolaborasi yang kuat antara puskesmas dan jejaring sangat diperlukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan menyeluruh. Ia berharap tahun depan koordinasi dapat berjalan lebih lancar dan intensif. “Harapan kami, semua fasyankes bisa terus menjaga komitmen dan berkomunikasi lebih baik. Dengan begitu, layanan kesehatan untuk warga Manggar Baru akan semakin berkualitas,” tutupnya.
(ADV/Puskesmas)