SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Puskesmas Manggar Baru melalui penguatan jejaring bersama berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Program ini melibatkan Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD), bidan praktik mandiri, klinik umum, serta apotek yang berada di wilayah kelurahan. Hal tersebut disampaikan oleh Dewi Erna Permana, Pemegang Program Jejaring Puskesmas Manggar Baru, pada Rabu (3/12/2025).
Dewi menjelaskan bahwa program jejaring menjadi fondasi penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan terintegrasi. Seluruh fasyankes jejaring memiliki peran dalam mendeteksi dini kasus penyakit, memantau perkembangan pasien, hingga melakukan rujukan sesuai kebutuhan. “Jejaring ini membuat seluruh layanan bergerak seragam dan terkoneksi. Ketika ada kasus yang ditemukan di fasilitas lain, penindakannya bisa langsung disampaikan kepada kami,” kata Dewi.
Pertemuan koordinasi biasanya digelar sekali setiap bulan. Agenda tersebut memungkinkan seluruh jejaring saling berbagi informasi, termasuk kasus gizi ibu hamil, tuberkulosis (TB), dan penyakit tidak menular. “Pertemuan bulanan ini membantu kami memahami situasi lapangan dan memastikan tidak ada kasus yang terlewat,” jelasnya.
Selain menjadi ruang koordinasi, jejaring juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini bagi puskesmas. Setiap temuan kasus dari klinik atau bidan wajib dilaporkan kepada Puskesmas Manggar Baru agar dapat ditangani sesuai standar. Dewi menyebutkan bahwa komunikasi antar jejaring sejauh ini cukup baik, meskipun tantangan tetap ada.
Menurutnya, kehadiran dari perwakilan masing masing Jejaring wilayah Manggar Baru susah karena jadwal pelayanan yang berbeda-beda, sehingga pertemuan bulanan kadang harus dijadwalkan ulang.
Namun, komunikasi tetap berjalan melalui telepon atau pesan jika ada informasi yang harus segera ditindaklanjuti. Dewi berharap penguatan jejaring dapat terus dilakukan demi memastikan seluruh warga Manggar Baru mendapat pelayanan kesehatan yang merata. “Kami ingin seluruh fasyankes tetap terkoneksi, kompak, dan saling mendukung agar pelayanan semakin optimal,” tutupnya.
(ADV/Puskesmas)