Puskesmas Manggar Baru Percepat Input Data CKG untuk Tingkatkan Akurasi Pelaporan Kesehatan

Plt Kepala Puskesmas Manggar Baru Balikpapan timur Sri Winarti 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru terus melakukan percepatan dalam pengelolaan data pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat di Balikpapan Timur.

Plt Kepala Puskesmas Manggar Baru, Sri Winarti, menjelaskan bahwa program kesehatan sebenarnya telah berjalan normal, namun proses pemasukan data ke aplikasi pusat masih ditingkatkan agar laporan yang ditarik lebih lengkap dan akurat. “Programnya kami kerjakan terus, baik di dalam gedung maupun melalui layanan jemput bola. Yang masih perlu dikebut adalah input data agar seluruh capaian bisa terbaca di aplikasi,” ujar Sri Winarti saat ditemui Rabu (19/11/2025).

Ia menambahkan bahwa percepatan ini sudah dibahas dalam rapat internal bersama tim promosi kesehatan dan petugas data. Seluruh data CKG, termasuk pemeriksaan rutin, skrining penyakit tidak menular, hingga layanan kesehatan ibu dan anak, harus masuk ke sistem sebelum batas evaluasi bulanan.

Sri menegaskan bahwa data yang tertunda bukan karena tidak dikerjakan, melainkan karena beban administratif yang meningkat seiring bertambahnya program. “Input datanya yang belum terselesaikan. Pelayanan langsung ke masyarakat tetap berjalan, tetapi laporan digitalnya harus kami sinkronkan,” tuturnya.

Dalam proses pelayanan, puskesmas juga tetap menawarkan dua skema yaitu pelayanan dalam gedung dan layanan luar gedung bagi warga yang tidak dapat hadir langsung. Langkah ini dinilai efektif memperluas jangkauan pelayanan di wilayah Manggar Baru. Selain itu, koordinasi dengan RT, kelurahan, dan kader kesehatan juga terus diperkuat. “Komunikasi itu penting. Semua kegiatan kami informasikan ke para kader, dan mereka sangat mendukung, termasuk dalam pengumpulan data lapangan,” jelas Sri Winarti.

Ia berharap percepatan input data ini dapat meningkatkan kualitas pemantauan penyakit serta memudahkan evaluasi kinerja puskesmas. “Dengan data yang lengkap, intervensi bisa lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Menutup penjelasan, Sri mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan melalui pola hidup teratur, istirahat cukup, dan konsumsi makanan bergizi. “Makan bergizi itu tidak harus mahal. Yang penting seimbang dan rutin olahraga meski hanya jalan kaki 15–30 menit,” pesannya.

(ADV/Puskesmas)