
SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengingatkan masyarakat Kota Balikpapan akan pentingnya pemahaman mengenai pembagian tanggung jawab terkait jaringan air bersih di rumah.
Hal ini bertujuan untuk menjaga kelancaran pasokan air bersih yang berkualitas. Adelina, Staf Ahli Humas PTMB, menjelaskan bahwa tanggung jawab atas sistem penyediaan air bersih dibagi menjadi dua bagian: antara PTMB dan pelanggan.
Tanggung jawab PTMB mencakup seluruh jaringan mulai dari pipa distribusi hingga meteran air pelanggan. Sementara itu, pelanggan bertanggung jawab atas pipa dan instalasi rumah yang dimulai dari meteran air ke arah rumah mereka, termasuk pemeliharaan serta perbaikan pipa pribadi yang rusak.
"Jika terjadi kebocoran atau kerusakan pada instalasi pribadi, itu menjadi tanggung jawab pelanggan untuk melakukan perbaikan," ujar Adelina. Ia menambahkan, penting bagi pelanggan untuk memeriksa kondisi pipa dan sambungan rumah secara berkala guna menghindari kebocoran atau kerusakan yang dapat berpengaruh pada tagihan air.
Untuk membantu pelanggan lebih memahami hal ini, PTMB menyediakan layanan konsultasi teknis. "Kami siap membantu masyarakat Balikpapan yang membutuhkan panduan lebih lanjut mengenai instalasi air bersih. Pelanggan bisa menghubungi layanan pelanggan kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap," kata Adelina.
Melalui pemahaman yang lebih baik dan kerja sama yang erat antara PTMB dan pelanggan, diharapkan layanan air bersih yang optimal dan berkelanjutan dapat terus dinikmati oleh warga Kota Balikpapan.
(ADV/J)