SWARAREPUBLIKA.com, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 8 November 2024 – Apical, perusahaan pengolahan minyak nabati terkemuka melalui anak perusahaannya, PT Kutai Refinery Nusantara (PT KRN), kembali menggelar program penanggulangan stunting di Kelurahan Janebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Program ini menargetkan enam balita di bawah usia dua tahun (baduta) yang terindikasi stunting, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di wilayah pesisir.
Dalam program ini, Apical berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu Janebora dan Kelurahan Janebora. Mereka menyediakan 10 butir telur per minggu untuk enam balita selama tiga bulan sebagai asupan tambahan. Pertumbuhan anak-anak ini akan dipantau secara berkala menggunakan penilaian Z-score untuk memastikan perkembangan yang optimal.
Stunting, atau keterlambatan pertumbuhan, umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa awal kehidupan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi tinggi badan tetapi juga berdampak pada perkembangan otak dan kemampuan kognitif. Oleh karena itu, pencegahan stunting sangat penting dilakukan sejak dini agar anak-anak dapat tumbuh dengan optimal.

Selain bantuan gizi, Apical juga rutin memberikan edukasi kepada masyarakat setiap dua minggu tentang pencegahan stunting, bekerja sama dengan kader Posyandu yang ditunjuk oleh Puskesmas.
Head of Social, Security, and License (SSL) PT KRN, M. Jaya Budiarsa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Apical dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi angka stunting di Penajam Paser Utara. "Kami telah berhasil menurunkan angka stunting di Salok Baru dan berupaya melanjutkan keberhasilan tersebut di Kelurahan Janebora.Kami berharap program ini dapat berkontribusi nyata dalam menekan jumlah kasus stunting ke depannya," ujarnya.
Bidan Rosalin, Kepala Puskesmas Pembantu Janebora, menambahkan bahwa telur sebagai sumber protein hewani sangat penting dalam mencegah stunting. "Dengan dukungan Apical, kami memberikan telur kepada enam baduta yang terindikasi stunting untuk memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup," jelasnya.
Elly Herlina, Sekretaris Lurah Janebora, juga menyampaikan apresiasinya kepada PT KRN yang secara aktif mendukung masyarakat pesisir. “Kami sangat berterima kasih kepada PT KRN yang senantiasa peduli dan secara proaktif memberikan bantuan. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di sekitar Teluk Balikpapan untuk ikut berperan,” ucap Elly.
Di samping program stunting, Apical juga melanjutkan kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk warga lanjut usia (lansia) di Salok Baru, Kelurahan Karingau, Balikpapan, pada 31 Oktober 2024. Sebanyak 76 lansia dari empat Rukun Tetangga (RT) menjalani pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan mata, tensi darah, glukosa darah, asam urat, kolesterol, kadar hemoglobin, serta pengukuran berat badan dan tinggi badan.
Kegiatan ini melibatkan kerja sama dengan Puskesmas Karingau, kader Posyandu Karingau, dan Rumah Sakit Mata SMEC. Pada September 2024, Apical juga telah mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi lansia, ibu hamil, serta anak-anak yang terindikasi stunting di Kelurahan Janebora.
Selain pemeriksaan, Apical memberikan vitamin untuk ibu hamil serta makanan tambahan (PMT) berupa telur dan vitamin imun bagi anak-anak stunting. Melalui berbagai inisiatif ini, Apical dan PT KRN terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kerja sama perusahaan dengan berbagai pihak dalam upaya mewujudkan kesejahteraan warga di wilayah pesisir.
(ADV/)