Pembangunan IKN Tingkatkan Peluang Kerja di Balikpapan

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan Andi Mufaidah

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan Kota Balikpapan. Salah satu dampak positif yang paling menonjol adalah peningkatan peluang kerja di berbagai sektor, khususnya sektor perhotelan.

Sebagai salah satu kota penyangga utama IKN, Balikpapan mengalami lonjakan permintaan tenaga kerja seiring dengan semakin pesatnya pembangunan di kawasan tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan, Ani Mufaidah, menyoroti bahwa salah satu sektor yang paling merasakan dampak pembangunan IKN adalah perhotelan. Menurutnya, permintaan tenaga kerja di sektor ini meningkat tajam.

“Hotel-hotel di Balikpapan mengalami lonjakan jumlah tamu karena adanya aktivitas di IKN, sehingga banyak hotel yang membuka lowongan kerja secara besar-besaran. Bahkan, di job fair kemarin, banyak hotel yang berpartisipasi untuk mencari karyawan baru," ujar Ani pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Meskipun Disnaker Balikpapan belum terlibat langsung dalam rekrutmen proyek IKN, dampak positifnya terhadap sektor perhotelan sudah sangat terasa. Ani juga menambahkan bahwa pihaknya terus mencatat data terkait pencari kerja dan lowongan pekerjaan di Balikpapan secara berkala.

"Kami tidak memiliki kendala dengan pencari kerja, hanya saja anak-anak Balikpapan memang cenderung selektif dalam memilih pekerjaan, dan itu sudah menjadi rahasia umum," jelasnya.

Menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, jumlah tenaga kerja lokal mengalami peningkatan yang signifikan sejak pembangunan IKN dimulai. Pada tahun 2020, tercatat ada sekitar 47.338 tenaga kerja yang bekerja di Balikpapan, dan jumlah ini meningkat pesat hingga mencapai 223.925 orang pada tahun 2023.

Peningkatan jumlah tenaga kerja tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang berdiri di Balikpapan. Pada tahun 2020, ada 325 perusahaan yang beroperasi, namun jumlah ini melonjak menjadi 1.277 perusahaan pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga lokal.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap, dengan terus berkembangnya IKN dan sektor-sektor pendukungnya, masyarakat lokal dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup mereka.

(Jm/ADV/Diskominfo balikpapan)