Tarif Bus Balikpapan City Trans Akan Ditetapkan Oktober 2024

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Bus Balikpapan City Trans (BCT) sedang menjalani survei selama tiga bulan untuk menentukan tarif yang akan diterapkan mulai Oktober 2024. Saat ini, BCT masih beroperasi di tiga koridor utama Kota Balikpapan dengan tarif sementara Rp 0,- sebagai bagian dari uji coba.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Adwar Skenda Putra, menjelaskan bahwa tarif BCT akan diberlakukan sesuai instruksi dari Kementerian Perhubungan. "Diminta oleh Kementerian Perhubungan, bulan Oktober ini sudah harus bayar, makanya operasional jalan terus," ujar Adwar.

Adwar, yang akrab disapa Edo, menambahkan bahwa operator dan konsultan surveyor harus melaksanakan survei hingga selesai. Survei ini berlangsung hingga akhir September 2024, dengan tujuan untuk mengukur tingkat kepuasan dan antusiasme masyarakat terhadap BCT. "Ini kan pelayanan publik yang diatur oleh Kementerian Perhubungan. Itu yang harus diupayakan jalan terus," tambahnya.

Penetapan tarif akan melalui Surat Keputusan (SK) dari Menteri Perhubungan, dengan kemungkinan penetapan lebih awal jika data survei sudah memadai. "Semua tergantung surveinya," jelas

Adwar, menekankan pentingnya survei dalam proses penentuan tarif ini. Hasil awal survei menunjukkan tingkat penggunaan BCT cukup tinggi, dengan rata-rata di atas 50 persen. "Dari hasil survei penggunaan rata-rata di atas 50 persen, tinggal hitung tarifnya saja," ungkap Adwar.

menandakan bahwa hasil positif ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penentuan tarif. BCT saat ini mengoperasikan 17 unit bus, dengan tiga unit sebagai cadangan, melayani tiga koridor utama di Kota Balikpapan. "50 persen itu dari seluruh koridor," tambah Adwar.

Untuk menetapkan tarif yang adil, Pemerintah Kota Balikpapan juga aktif mensosialisasikan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyebarkan tautan survei dari konsultan untuk mengumpulkan pendapat masyarakat terkait tarif yang akan diterapkan.

"Kita bantu share ke masyarakat untuk minta dibantu komentarnya terkait tarif BCT," pungkasnya. Adwarberharap partisipasi masyarakat dapat memberikan gambaran yang jelas untuk penetapan tarif yang optimal.

(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)