SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Balikpapan menyelenggarakan perlombaan panjat pinang. Kegiatan ini digelar di Kawasan Olahraga Terpadu (KOT) Belakang Gedung Kesenian pada Minggu, 18 Agustus 2024, dan diikuti oleh 66 peserta yang terdiri dari perwakilan seluruh kelurahan, masyarakat umum, serta duta wisata, pemuda, dan budaya dari Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, menyampaikan bahwa perlombaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke-79. "Ini bagian dari momentum kita untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI," ujarnya. Panjat pinang sendiri merupakan olahraga tradisional yang selalu hadir untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan, bersama dengan berbagai lomba lainnya.
Selain itu, Rahmad menambahkan bahwa momentum ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menggelar berbagai perlombaan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan RI. "Ini bagian dari rasa syukur kita, untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI, yang kita banggakan semua," ungkapnya.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Balikpapan dan pegawai Pemkot yang telah turut serta dalam perayaan ini. "Kita harus selalu bersinergi dan optimis untuk menjaga dan membangun Kota Balikpapan. Semoga keberkahan selalu melindungi kota yang kita cintai," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa perlombaan panjat pinang kali ini disiapkan 17 pohon dengan ukuran yang berbeda. "Ada 15 pohon untuk laki-laki dengan tinggi 5,5 meter, dan dua pohon untuk perempuan dengan tinggi 3,5 meter," terangnya.
Tahun ini, panjat pinang juga diadakan untuk peserta perempuan, sehingga mereka bisa ikut berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan. Setiap kelompok yang terdiri dari tiga orang harus memanjat pohon untuk mengambil tiga kertas yang berisi nomor hadiah, serta bendera yang dipasang di puncak pohon.
Hadiah yang ditawarkan meliputi kompor, kipas angin, dispenser, dan berbagai peralatan rumah tangga. "Setiap pohon pinang ada hadiahnya, semisal pada pohon satu mendapatkan nomor dua, hadiahnya apa," tutup Ratih
(Jm/ADV/Diskominfo Balikpapan)