SWARAREPUBLIKA.Com, BALIKPAPAN - Partai politik di Balikpapan telah memulai penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk Pilkada Serentak 2024, kecuali Partai Golkar.
Partai ini belum membuka pendaftaran karena menunggu instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, mengonfirmasi bahwa Golkar di seluruh 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur belum membuka penjaringan.
Rahmad Mas'ud menerima instruksi dari DPP Golkar untuk melanjutkan periode kepemimpinan di Kota Balikpapan jika dipercayakan kembali. Namun, ia mencari pendamping atau wakil yang mampu bekerja sama dalam menghadapi dinamika politik. Jika ada kandidat yang lebih baik, ia bersedia mendukungnya.
Sementara itu, untuk Pemilihan Gubernur Kaltim, Golkar merekomendasikan H Rudy Mas'ud (Harum) sebagai kandidat. Namun, Rahmad Mas'ud menegaskan bahwa rekomendasi tersebut belum final, dan penetapan pasangan calon kepala daerah adalah ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Partai politik juga harus menjalani proses sebelum memutuskan pasangan bakal calon untuk didaftarkan ke KPU, termasuk melakukan survei dan berkoalisi dengan partai lain. Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya mekanisme dan proses dalam menentukan calon. Rahmad Mas'ud menegaskan bahwa Golkar masih menunggu instruksi dari DPP sebelum membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah di seluruh Kalimantan Timur.
Meskipun demikian, ia siap untuk melanjutkan kepemimpinan di Kota Balikpapan jika dipercayakan kembali oleh partainya. Meskipun Golkar merekomendasikan H Rudy Mas'ud sebagai kandidat Gubernur Kaltim, Rahmad Mas'ud menegaskan bahwa rekomendasi tersebut belum final, dan penetapan pasangan calon akan dilakukan oleh KPU.