Faisal : Kalimantan Timur Berdaulat Akan Migrasi TV Digital

Kepala diskominfo Muhammad Faisal

SWARAREPUBLIKA.com- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Propinsi Kalimantan Timur telah melaksanakan rapat persiapan analog switch Off (ASO) di Balai Monitoring Kelas I Samarinda, secara optimis propinsi Kalimantan Timur akan migrasi penyiaran televisi Digital di 30 Juni 2021. "Kalimantan Timur akan berdaulat secara TV Digital dengan target ASO, saya meyakini dan sangat optimis".

Program ASO 30 Juni 2021, dimulai dari 12 propinsi termasuk Propinsi Kalimantan Timur sesuai dengan harapan pemerintah pusat yang sedang mempersiapkan Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022. "Berdasarkan data yang disampaikan oleh ketua KPID Kaltim ada sekitar 25 TV di wilayah Kaltim, termasuk Kaltim yang mencakup Samarinda, Bontang dan Tenggarong serta 11 TV di wilayah Kaltim 2 diarea Kita Balikpapan dan PPU, target di 30 Juni 2021 optimis bisa migrasi ke TV Digital, jelas Kadiskominfo.

Jika melihat data yang ada Kaltim 1 ada 6 TV yang sudah digital, dan secara mayoritas semua sudah menggunakan sistem stasiun jaringan (SSJ). Banyak keuntungan yang didapat dengan menggunakan Sistem TV Digital seperti program acara hiburan masyarakat yang tidak berbayar, selain tampilan lebih bersih, lebih canggih dan jernih di andung dengan TV analog biasa.

"Masyarakat dapat menikmati hiburan TV digital secara gratis dengan menggunakan antena saja, bagi masyarakat yang sudah mengikuti TV berbayar atau via jaringan kabel fiber optik tidak perlu harus merubahnya atau merasa khawatir justru menjadi lebih bagus untuk menambah beragam pilihan dalam menikmati program acara yang diinginkan", ungkap Faisal.

Apakah masyarakat bisa menikmati program acara di TV digital sementara masih menggunakan TV analog atau bukan smart TV ? Hal ini akan kami pikirkan bersama hanya saja ada tambahan sebuah alat lagi yang disebut Set Top Box (STB) dengan harga yang ada dipasaran sangat bervariasi antara Rp 150.000 - Rp 250.000 terhitung murah dari pada harus ganti TV, terangnya kepada awak media.

Ada beberapa pola yang telah dipersiapkan oleh Kemenkominfo untuk warga yang kurang mampu dalam mendapatkan STB ini, dengan melalui komitmen para penyelenggara multi pleksing bisa juga melalui bantuan dari pusat, Pemda dan lain sebagainya.

Ada pun channel fasilitas TV Digital yang dapat disaksikan dengan pola mandiri agar masyarakat tidak terlalu berat meskipun banyaknya fasilitas TV Digital yang disaksikan, sehingga tidak terlalu memberatkan bagi masyarakat. Sumber : Kadis Kominfo Prov Kaltim.

Kemenkominfo sudah pula menyiapkan beberapa pola untuk bisa membagikan STB ini untuk warga yang kurang mampu, seperti melalui komitmen para penyelenggara multipleksing yang akan membagikan STB, bisa melalui bantuan dari Pusat, Pemda dan lain sebagainya. Namun rasanya juga tidak terlalu berat kalau dengan pola mandiri dibandingkan banyaknya chanel fasilitas TV Digital yang dapat disaksikan.

Sumber : Humas Kominfo Prov Kaltim.