
BALIKPAPAN,SENIN-15/6/2020 ,KPUKota Balikpapan menjalankan pelantikan PPS secara keseluruhan di 6 kecamatan yang dibagi menjadi 3 tahap dan kegiatan pelantikan ini dilaksanakan di kantor halaman dan aula KPU kota Balikpapan dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan covit.
Untuk pelantikan PPS ini dihadiri dan diikuti ke 6 komisioner KPU , sekretaris KPU dan bawaslu yang merupakan bagian dalam hal yang tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan pilkada Kota Balikpapan.
Ketua KPU Noor Thoha mengatakan dengan dilakukan pelantikan ini artinya Simbol dimana sudah dimulainya tahapan untuk menjadi petugas penyelenggara, 'petugas PPS ini masih awam terhadap hal kepemiluan maka KPU memberikan orientasi tugas.
Terkait dengan tugas dan kewajiban dari pada PPS ini tidak dibenarkan untuk ikut bagi bagi sembako, sebagai penyelenggara tidak dibenarkan ikut serta didalam tim pasangan calon dan tentu saja bagaimana tata cara dalam beretika seperti hal berprilaku dimasyarakat.
Secara teknis masing masing komisioner akan memaparkan dan memberikan materi baik etika, tugas dan kewenangan, serta pembekalan tentang tahapan ini semua akan dikemukakan kepada petugas PPS ini, jelas Thoha.
Setelah mengikuti orientasi ini semua PPS sesampainya dirumah akan mempunyai gambaran awal tentang kerja kerja PPS itu seperti apa dan tanggung jawabnya sebagai petugas akan seperti apa semua akan terlaksana jika petugas PPS ini betul betul bekerja, jelasnya.
Satu hal yang terpenting bahwa pelaksanaan pilkada Balikpapan ini disandingkan dengan prosedur protokol kesehatan covit mulai dari awal pelantikan sampai pelaksanaanya semua memakai prosedur covit jika prosedur ini dijalankan pilkada Balikpapan akan berjalan sesuai dengan harapan kita semua, ungkapnya.