Puji Ajak Orang Tua Bijak Lihat Tumbuh Kembang Anaknya

*

Puji Setyowati wakil ketua Komisi IV DPRD Kaltim 

SAMARINDA, SWARAREPUBLIKA.com - Peristiwa beberapa waktu lalu yakni kasus anak SMP yang mau parkir nabrak tembok sehingga roboh dan mengakibatkan anak kecil dibalik tembok tersebut meninggal karena tertimpa reruntuhannya.

Ada juga yang berkelahi hingga temannya sekarat. Hal ini lah yang menggugah Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Puji Setyowati untuk bersuara. Dirinya menyampaikan agar orang tua tidak memberikan fasilitas yang tidak sesuai dengan usia anak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan."hal Ini tentu bisa dikatakan salah satu dampak gagalnya orang tua mendidik anaknya,” kata Puji Setyowati, Rabu (11/10/2023).

Politikus Partai Demokrat ini juga mengingatkan orang tua untuk tidak boleh sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab pendidikan anak kepada guru di sekolah.

Sesibuk apapun orang tua itu harus memperhatikan perkembangan anak. Anak-anak juga harus ikut dicek dan dikoreksi, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi “Guru pastinya memiliki waktu yang terbatas untuk mengawasi sekian banyak murid, sementara anak memiliki banyak waktu di rumah atau di lingkungan keluarga”terangnya.

Puji menambahkan, mestinya semua pihak bisa memanfaatkan buku penghubung sebagai alat komunikasi antara sekolah dan rumah (keluarga).

Buku penghubung ini berguna untuk mencatat perubahan anak di sekolah, sehingga cepat ada tindakan baik dari sekolah maupun dari orang tua. Ia menyebutkan bahwa, hampir 80 persen pendidikan anak berasal dari rumah. Sebab, Ibu dan ayah di rumah adalah madrasah utama bagi anak-anak.

Karena itu, dalam mendidik anak, orang tua harus menjadi sahabat dan teman bagi anak-anaknya. “ Sudah saatnya anak dapat berbagi cerita tentang orang tua. Sehingga ada keterbukaan dan keharmonisan antara anak dengan orang tua,” tandasnya,(ADV/DPRDKaltim)