Swardi Tandiring Serap Aspirasi Warga Bukit Batakan Permai, Infrastruktur Jadi Sorotan

Anggota DPRD Dapil Balikpapan timur Swardi Tandiring reses di RT 80 perum Batakan permai 3

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Anggota DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan Balikpapan Timur, Swardi Tandiring, S sos melaksanakan kegiatan reses di Perumahan Bukit Batakan Permai 3, RT 80 Blok F 10, pada Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub), Ketua RT 80, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi. Dalam forum dialog yang berlangsung hangat, sejumlah persoalan mendasar menjadi perhatian utama warga.

Infrastruktur lingkungan, khususnya kondisi jalan, penerangan jalan umum (PJU), serta fasilitas tempat pembuangan sampah, menjadi keluhan dominan yang disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat tersebut. Swardi Tandiring mengungkapkan bahwa aspirasi warga yang disampaikan dalam reses ini merupakan kebutuhan riil yang harus segera ditindaklanjuti.

Ia menegaskan, berbagai persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dapat masuk dalam prioritas program pembangunan daerah. “Keluhan warga di sini pada dasarnya terkait jalan lingkungan, PJU, dan pengelolaan sampah. Ini tentu menjadi catatan penting yang harus kami dorong agar segera mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan berupaya maksimal mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi, termasuk mendorong penganggaran pada tahun mendatang agar kebutuhan warga dapat terpenuhi secara bertahap. Kehadiran perwakilan Dishub dalam kegiatan tersebut turut memberikan ruang diskusi yang lebih konkret, khususnya terkait kebutuhan penerangan jalan yang dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Sementara itu, Ketua RT 80 menyampaikan harapannya agar hasil reses ini tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan nyata. Warga pun berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap kondisi lingkungan mereka yang dinilai masih membutuhkan banyak pembenahan.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin, sehingga setiap permasalahan di tingkat lingkungan dapat terserap dan ditindaklanjuti secara efektif.

(ADV/*)