SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Laporan warga yang disampaikan dalam dialog warga beberapa hari lalu langsung ditindaklanjuti Anggota DPRD Kota Balikpapan Fraksi PKS, Jafar Sidik.
Warga mengeluhkan keberadaan pipa misterius yang berada di tengah badan jalan di depan SMP Negeri 11 Balikpapan Utara. Posisi pipa tersebut dinilai sangat berbahaya karena telah menyebabkan sejumlah kecelakaan bagi pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Jafar Sidik segera berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk melakukan pengecekan langsung. Pada Kamis, 27 November 2025, ia turun ke lapangan bersama Camat Balikpapan Utara dan sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang dikeluhkan warga. “Kami menerima laporan ini saat dialog warga. Karena menyangkut keselamatan masyarakat, tentu harus segera ditangani,” ujar Jafar saat meninjau lokasi.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pipa tersebut memang telah lama berada di badan jalan dan sangat rawan menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari. Pemerintah kecamatan menjelaskan bahwa persoalan ini sebelumnya sudah dibahas bersama Pertamina dan PDAM.
Dalam pembahasan itu, pipa tersebut diakui sebagai milik Pertamina, namun ironisnya tidak tercatat dalam peta resmi aset mereka. Kondisi ini membuat Pertamina tidak berani melakukan tindakan atau eksekusi karena berpotensi menimbulkan risiko teknis yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Akibat ketidakjelasan status itu, rencana eksekusi yang sempat disusun akhirnya dibatalkan. Untuk menghindari persoalan yang berlarut-larut, pihak kecamatan, OPD terkait, dan DPRD sepakat bahwa pertemuan teknis harus segera dijadwalkan kembali. Pemerintah juga memastikan bahwa rapat lanjutan dengan pihak terkait, khususnya Pertamina, akan segera digelar dalam waktu dekat dan paling lambat minggu depan, guna menentukan kepastian penanganan pipa tersebut.
Jafar Sidik menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Ia mendorong semua pihak untuk tidak menunda penyelesaian persoalan ini. “Warga menunggu kepastian. Kami berharap pertemuan minggu depan menghasilkan keputusan yang konkret dan segera diikuti tindakan nyata,” tegasnya.
Masyarakat sekitar berharap solusi dapat ditemukan secepatnya sehingga pipa misterius tersebut tidak lagi membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas harian warga.
(ADV/DPRD Balikpapan)