Pipa Misterius di Graha Indah Ancam Keselamatan Warga, DPRD Turun Tangan

Anggota DPRD kota Balikpapan Dapil Balikpapan Utara Jafar Sidik 

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Keberadaan pipa misterius yang menonjol di permukaan tanah di wilayah RT 64 Graha Indah kembali menjadi sorotan warga dalam dialog yang digelar pada Minggu, 23 November 2025.

Pipa tersebut telah lama dianggap membahayakan karena sering menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari atau saat kondisi jalan basah. Ketua RT 64, Masrian Noor, mengungkapkan banyak warga telah menjadi korban akibat kondisi pipa yang tak tersentuh perbaikannya selama ini. “Pipa itu sangat mengganggu dan sudah banyak korban kecelakaan. Situasinya benar-benar membahayakan,” ucapnya.

Untuk mengurangi risiko, warga bahkan memasang ban mobil di sekitar pipa sebagai bentuk pengaman sementara. Meski begitu, langkah itu dinilai tidak cukup karena kecelakaan tetap terjadi. Penelusuran warga menunjukkan bahwa pipa tersebut bukan milik Pertamina maupun Perumda Tirta Manuntung Balikpapan.

Menerima Informasi yang beredar mengarah pada dugaan bahwa pipa itu merupakan bekas sumur bor lama yang sudah tidak difungsikan lagi. Namun, ketidakjelasan kepemilikan membuat proses penanganan terhambat. Masrian menambahkan bahwa aduan terkait bahaya pipa itu telah lama disampaikan kepada lurah dan camat Graha Indah, Balikpapan Utara, tetapi belum mendapatkan tindakan konkret. “Kami sudah komunikasikan sejak lama, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tegasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Balikpapan Dapil Utara, Jafar Sidik, langsung meninjau lokasi usai dialog warga. Jafar menilai penanganan harus dilakukan segera karena posisinya berada dekat SMPN 11 Balikpapan Utara sehingga pelajar pun berisiko menjadi korban. Ia menegaskan pentingnya eksekusi cepat agar insiden serupa tidak terus berulang dan berkomitmen mendorong instansi terkait untuk bertindak.

(ADV/DPRD Balikpapan)