SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyoroti kondisi infrastruktur di kawasan lapangan mini soccer RT 14, Kelurahan Sepinggan Baru, yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan. Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga warga, terutama bagi anak muda yang rutin berlatih dan bertanding di lokasi itu.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah keluhan dari masyarakat mengenai akses jalan, jembatan, hingga sistem drainase yang belum memadai di sekitar area tersebut. Permasalahan itu menjadi perhatian serius DPRD karena dapat menghambat kenyamanan serta keselamatan masyarakat yang beraktivitas di lapangan itu.
“Lapangan mini soccer di sana cukup aktif digunakan warga untuk berolahraga, tetapi aksesnya masih berupa jalan inspeksi, bukan jalan umum. Kami meminta agar jalur itu bisa dibuka dan difungsikan sebagai jalan umum,” ujar Yusri, Senin (13/10/2025).
Selain akses jalan, Yusri juga menyoroti kondisi jembatan yang menjadi penghubung ke kawasan lapangan. Menurutnya, ukuran jembatan yang terlalu sempit sering kali menyulitkan warga untuk melintas, terutama saat area tersebut ramai pengunjung.
“Jembatannya kecil dan menyempit. Orang yang mau ke lapangan sering kesulitan lewat, apalagi kalau ramai. Kami minta jembatan itu bisa diperlebar agar lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Persoalan lain yang turut mencuat adalah sistem drainase di sekitar lapangan yang tersumbat dan berpotensi menimbulkan genangan air saat hujan. “Drainasenya perlu dilebarkan dan dibersihkan karena banyak sumbatan. Kalau dibiarkan, air bisa meluap dan merusak fasilitas di sekitar lapangan,” tambahnya.
Yusri menuturkan, meski lapangan tersebut dibangun dengan dukungan Badan Keuangan Daerah (BKD) dan memiliki fasilitas yang cukup baik, namun infrastruktur pendukungnya masih tertinggal. Oleh sebab itu, Komisi III mendorong agar perbaikan jalan, jembatan, dan drainase dimasukkan dalam perubahan anggaran tahun 2026.
“Kami sudah meminta Bappeda meninjau lokasi dan Dinas PU menyiapkan perencanaannya. Harapannya, tahun depan bisa segera direalisasikan agar warga dapat berolahraga dengan lebih nyaman,” pungkas Yusri.
(ADV/DPRD Balikpapan)