Dukung Ruang Bersama Indonesia, Iim Tekankan Edukasi Pernikahan Dini

Anggota komisi IV DPRD kota Balikpapan Lim

SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Iim, menyatakan dukungannya terhadap program Ruang Bersama Indonesia yang digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Menurutnya, program ini memiliki potensi besar dalam memberikan edukasi bagi masyarakat, terutama terkait kesadaran dalam menjalani pernikahan.

Iim menekankan pentingnya edukasi mengenai pernikahan dini agar generasi muda memahami risiko yang bisa timbul akibat keputusan menikah di usia terlalu muda. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan angka pernikahan dini bisa ditekan, sehingga turut mengurangi potensi perceraian dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Mudah-mudahan Ruang Bersama Indonesia bisa menyediakan edukasi tentang pernikahan dini. Kita ingin angka pernikahan dini menurun, sehingga ketika seseorang memutuskan menikah, mereka sudah memiliki kesiapan penuh. Jangan sampai saat menghadapi masalah, mereka justru lari ke keluarga atau mencari pelarian lain,” ujar Iim pada Jumat (7/2/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan pasangan yang akan menikah, baik dari segi mental, emosional, maupun ekonomi. Menurutnya, menjadi orang tua bukan sekadar status, tetapi membutuhkan kesiapan yang matang agar mampu menjalankan peran dengan baik.

"Usia menikah yang matang itu lebih baik. Pendidikan tentang pernikahan dini sangat penting, karena ini juga bagian dari langkah menuju Indonesia Emas," tambahnya.

Iim berharap program ini bisa menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, sehingga setiap pernikahan dapat dijalani dengan kesiapan penuh dan bertanggung jawab.

(ADV/J)