DPRD Balikpapan Usulkan Pemasangan CCTV di Sekolah untuk Tingkatkan Keamanan

Anggota DPRD kota Balikpapan Gasali

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mengusulkan pemasangan sistem pengawasan CCTV di seluruh sekolah guna meningkatkan keamanan serta menekan angka kenakalan remaja di lingkungan pendidikan. Ketua Komisi IV, Gasali, menilai bahwa keberadaan CCTV akan memberikan rasa aman bagi siswa, guru, dan orang tua, serta mempermudah pemantauan aktivitas di sekolah.

Gasali mengungkapkan bahwa kenakalan remaja dan tindakan kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius. Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan agar CCTV dipasang di titik-titik strategis, seperti ruang kelas, lorong, serta halaman sekolah. “Dengan adanya CCTV, kita bisa lebih mudah mengawasi aktivitas di sekolah dan mengurangi potensi kenakalan remaja. Keamanan siswa adalah prioritas utama, dan kami berharap pemasangan CCTV ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujar Gasali, Selasa (4/2/2025).

Selain sebagai alat pemantauan, Gasali menegaskan bahwa keberadaan CCTV juga berfungsi sebagai tindakan preventif terhadap tindak kekerasan dan perilaku menyimpang. Dengan adanya pengawasan ketat, siswa diharapkan lebih berhati-hati dalam bertindak.

Selain itu, rekaman CCTV juga dapat membantu pihak sekolah dan orang tua dalam merespons cepat apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan. “CCTV dapat menjadi alat pengawasan yang efektif. Siswa yang sadar diawasi cenderung lebih disiplin. Kami berharap langkah ini bisa mengurangi kasus kenakalan remaja yang sering terjadi di luar pengawasan guru,” tambah Gasali.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemasangan CCTV harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengawasan dari guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, teknologi saja tidak cukup untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tetapi juga perlu peran aktif dari seluruh elemen pendidikan. Gasali juga mengingatkan agar pemasangan CCTV dilakukan dengan bijak, tanpa melanggar privasi siswa.

Ia berharap adanya kerja sama antara pemerintah dan pihak sekolah dalam merealisasikan program ini, sehingga lingkungan pendidikan di Balikpapan semakin aman dan nyaman bagi seluruh siswa dan tenaga pendidik. Dengan sistem pengawasan yang lebih baik, ia optimistis bahwa kenakalan remaja dapat diminimalisir, dan sekolah di Balikpapan dapat menjadi tempat yang lebih kondusif bagi proses belajar mengajar.

(ADV/J)