SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto, menyoroti masih adanya kawasan kumuh di Kecamatan Balikpapan Tengah yang perlu segera ditata. Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan, terungkap bahwa sekitar 14 hektare wilayah masih tergolong kumuh dan membutuhkan perhatian lebih dalam hal infrastruktur.
“Ada sebanyak 70 usulan yang disampaikan warga. Kami berharap semua usulan ini benar-benar menjadi prioritas dan dapat direalisasikan,” kata Suwanto.
Ia menjelaskan, salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penataan kawasan adalah pembangunan drainase yang juga disertai dengan pemasangan kabel bawah tanah. Menurutnya, hal ini penting agar kabel-kabel seperti milik Telkom dan fiber optik (FO) tidak lagi menggantung di udara.
“Dalam perencanaan nanti, kabel-kabel yang masih berada di atas bisa dipindahkan ke bawah tanah. Perapian kabel juga menjadi bagian penting dalam menata Balikpapan Tengah,” ujarnya.
Selain persoalan kawasan kumuh, Suwanto juga menyinggung pentingnya pembangunan Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah yang mandiri. Saat ini, kantor kecamatan masih menumpang di tempat instansi lain, sehingga keberadaan gedung sendiri sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan terus memperjuangkan agar Kecamatan Balikpapan Tengah memiliki kantor sendiri. Ini penting untuk memudahkan pelayanan publik,” tegasnya. Dengan adanya penataan kawasan kumuh dan perbaikan infrastruktur, diharapkan kualitas hidup masyarakat Balikpapan Tengah semakin meningkat.
(ADV/J)