SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Potensi besar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balikpapan Tengah terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Anggota DPRD Kota Balikpapan, Suwanto, mengungkapkan harapannya agar produk-produk lokal dapat berkembang lebih pesat, terutama di sektor retail dan perhotelan.
Usai menggelar reses bersama 182 pelaku UMKM, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP), serta Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi, di kediamannya di RT 69, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Suwanto menyatakan komitmennya untuk memperkuat pemasaran produk lokal. “Saya berharap, semua retail di Kota Balikpapan turut serta mendukung pemasaran produk-produk lokal kita,” ujar Suwanto pada Rabu (13/11/2024).
Sebagai tindak lanjut, Suwanto berencana mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama manajemen seluruh retail, khususnya di wilayah Balikpapan Tengah. Ia berharap rapat ini dapat mendorong keterlibatan aktif retail dalam membantu pemasaran produk UMKM. "Kami akan diskusi dengan pihak retail agar mereka bersedia memasarkan produk lokal Balikpapan. Ini langkah strategis untuk memperluas jaringan pasar,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Selain retail, Suwanto juga mengajak perguruan tinggi di Balikpapan untuk bersinergi dengan menyelenggarakan berbagai event promosi UMKM. Tak hanya itu, ia menilai hotel-hotel di Kota Balikpapan sebagai peluang besar untuk memasarkan produk lokal. “Produk UMKM kami sangat beragam, mulai dari makanan, minuman, hingga ecoprint. Dengan pemasaran yang baik, UMKM bisa meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi, turut mendukung langkah ini. Ia melihat potensi UMKM di wilayahnya sangat menjanjikan. Bahkan, ia telah berdiskusi dengan manajemen Hotel Pasifik dan Neo untuk membuka ruang pameran produk UMKM di lobi hotel. “Saya ingin produk UMKM kami dapat dikenal lebih luas melalui hotel-hotel ini,” ujarnya.
Namun, Agung juga menekankan pentingnya inovasi dari para pelaku UMKM untuk menarik minat pembeli. Ia berkomitmen menjembatani pertemuan antara pelaku UMKM dan pihak hotel untuk membahas lebih lanjut peluang kerjasama tersebut. “Bayangkan jika ada permintaan hingga 10 toples besar sehari, perputaran ekonomi UMKM bisa meningkat signifikan,” ungkapnya.
Melalui berbagai upaya ini, DPRD dan Kecamatan Balikpapan Tengah optimistis produk UMKM lokal dapat memiliki daya saing yang kuat di pasar retail dan perhotelan. Dengan sinergi yang baik, pelaku UMKM diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah.
(ADV/J)