Suriani Anggota DPRD Balikpapan Dengar Aspirasi Warga Manggar di Reses Tahun 2024/2025

Suriani Reses di RT 46 Manggar Balikpapan Timur 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Anggota DPRD Balikpapan dari Komisi II, Suriani, melaksanakan reses di RT 46, Manggar, Balikpapan Timur, pada Senin (11/11/2024) dalam rangka Sidang Reses I Tahun 2024/2025.

Pertemuan ini dihadiri ratusan warga, didominasi ibu-ibu yang antusias menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka kepada Suriani. Sebagai anggota dewan yang membawahi sektor UMKM, ekonomi daerah, serta bermitra dengan Perumda Tirta Manuntung, Suriani mendengar langsung berbagai usulan warga. Salah satu keluhan utama adalah mengenai dinding belakang gereja yang retak akibat abrasi.

Selain itu, warga juga mengajukan permintaan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk keamanan lingkungan mereka. Menanggapi hal ini, Suriani menyatakan bahwa bantuan senilai Rp20 juta telah diberikan untuk perbaikan gereja.

Ia juga berjanji akan menambah bantuan guna memastikan perbaikan berjalan maksimal. "Nanti kita bisa tambah lagi bantuannya untuk rumah ibadah ini," ungkapnya.

Ketua RT 46, Roni, turut menyampaikan usulan perbaikan jembatan sepanjang 23 meter dan lebar 2 meter, serta penambahan PJU di beberapa titik.

Suriani merespons positif, berjanji untuk mengupayakan enam titik PJU tenaga surya yang akan diajukan ke pemerintah provinsi, sesuai dengan program "Balikpapan Terang" yang dicanangkan Wali Kota. "Ini kita upayakan agar bisa masuk dalam Anggaran Perubahan 2025 di bulan Juni. Semoga tidak ada lagi jalan yang banjir atau rusak," tegas Suriani.

Selain infrastruktur, beberapa program bantuan pendidikan dan kesehatan juga disampaikan dalam dialog dengan warga. Suriani menjelaskan bahwa masyarakat telah menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan manfaat dari program BPJS Kesehatan gratis kelas 3 yang dicanangkan pemerintah daerah.

Di sisi lain, warga bernama Kristine menyuarakan kekecewaannya atas pelayanan di RS Medika, Balikpapan Timur, dan berharap adanya peningkatan kualitas layanan. Warga lainnya, Hatira, meminta bantuan berupa seragam dan alat musik rabana untuk kelompok selawat di lingkungan mereka.

Menanggapi hal ini, Suriani menyebutkan bahwa pembangunan rumah sakit baru di Lamaru tengah berjalan dan diharapkan selesai tahun 2025, sementara fasilitas pendidikan baru juga ditargetkan rampung untuk digunakan pada tahun ajaran mendatang.

Suriani berharap, melalui reses ini, ia dapat memperjuangkan kebutuhan warga Balikpapan Timur, baik dalam bentuk infrastruktur maupun peningkatan layanan publik. "Dengan adanya program-program ini, kami berharap kesejahteraan dan kenyamanan warga Balikpapan Timur terus meningkat," tutupnya penuh harap.