Dewan Dorong Satpol PP Lebih Aktif Dilapangan

BALIKPAPAN, SWARAREPUBLIKA.com - DPRD Kota Balikpapan mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan melakukan pengawasan ekstra kepada Anak Jalanan (Anjal), Pengemis dan Pengamen. Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib mengatakan, bahwa Satpol PP perlu melakukan pengawasan ekstra kepada anjal yang berada di lampu merah. Karena dapat membahayakan pengguna jalan dan anjal tersebut.

"Jadi pengawasan yang dilakukan Satpol PP tidak hanya kepada anjal saja. Tetapi pengemis, pengamen serta Pedagang Kaki Lima (PKL), sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Ketertiban Umum (Tibum)," kata Najib ketika diwawancarai wartawan, Kamis (13/7/2023).

Ia menjelaskan, bahwa regulasinya sudah ada di Perda Tibum tersebut. Sehingga tinggal bagaimana penegasannya saja mungkin melalui Peraturan Walikota (Perwali) terkait implementasi aturan tersebut. Misalnya, lanjut dia, untuk PKL diatur jam berdagang atau berjualannya. Sebab Perda-nya sudah ada tinggal teknisnya diatur melalui Perwali. "Jadi kita mendorong, agar personel Satpol PP lebih aktif lagi di lapangan. Sehingga permasalahan sosial di kota Balikpapan dapat ditangani," terangnya.

Dia menyampaikan, memang saat ini jumlah personel Satpol PP Balikpapan sangat terbatas. Sehingga perlu peran aktif masyarakat untuk peduli terhadap penanganan masalah sosial di Balikpapan. Menurut Najib, sudah ada beberapa rambu atau papan peringatan yang menyebutkan bahwa Kota Balikpapan bebas Anjal, pengemis dan pengamen. Salah satu papan peringatan itu berada di Simpang Muara Rapak. "Kami tentu akan mensupport Satpol PP. karena operasional perlu anggaran, transportasi dan lainnya. Karena perkembangan Balikpapan semakin padat, mungkin tidak hanya perlu mobil.

Namun motor juga untuk melakukan patroli," kata dia Namun, hingga saat ini, Najib menambahkan, pihaknya belum menerima usulan dari Satpol PP untuk menambah armadanya, dalam pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2023. "Jadi sebenarnya yang mereka butuhkan adalah kendaraan untuk operasional biar lebih giat," pungkasnya 

Ardy