Sabarudin Reses Di 25 Kelurahan Manggar Baru, Warga Ingin gedung sekolah Baru

SWARAREPUBLiKA.com, Balikpapan - Kegiatan masa reses merupakan kegiatan DPRD diluar kegiatan masa sidang dan diluar gedung.masa reses merupakan masa persidangan yang dilakukan dalam sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD.

Demikian halnya yang dilakukan salah satu anggota DPRD Balikpapan Sabarudin Panrecalle giat melaksanakan kegiatan Resesnya di Wilayah RT 25 kelurahan Manggar Baru kecamatan Balikpapan Timur.Semua anggota DPRD Balikpapan melaksanakan reses masa sidang I di tahun 2023 untuk menyerap aspirasi warga di Dapilnya.

Menurut H. Sabarudin Panrecalle yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD Balikpapan dari fraksi Gerindra bahwa pertemuan reses ini sudah dilakukan oleh kawan-kawan Gerindra semenjak tanggal 20 Maret kemarin Namun persoalannya adalah hampir sama semua warga kota Balikpapan masih mengeluh tentang persoalan banjir dimana mana, jelasnya.

Oleh karena itu usulan dari masyarakat perlu untuk didengarkan namun tidak ada target penyelesaiannya. Persoalan Banjir yang dikeluhkan masyarakat oleh kawan-kawan di DPRD mulai dari Balikpapan timur, Balikpapan kota dan sebagainya semuanya mendapatkan keluhan yang sama.

Hal ini perlu kami sampaikan kepada pemerintah kota bahwa penanganan banjir tidak hanya dengan sektor sektor tertentu saja akan tetapi diperhatikan juga dari Hulu ke hilirnya dan memang tidak ada target kapan terselesaikan Masalah banjir ini dari tahun ke tahun begini terus, jelasnya.

Semestinya, persoalan banjir yang ada dikota Balikpapan harusnya pemerintah ada target sampai kapan persoalan banjir ini kita semua terbebas dari banjir. Kemudian terkait Masalah pembangunan diakui dari tahun sebelumnya hingga saat ini sudah banyak yang terselesaikan juga.

Akan tetapi itu semua tidak menyelesaikan masalah karena semenisasi pembangunan jalan, drainase hanya di gang gang kecil saja tapi tidak secara global yang mengakibatkan balikpapan masih mengalami kebanjiran itu tadi, terangnya.

Wajar Jika yang disampaikan warga di setiap reses ada sudah cape dan lelah, karena pemerintahnya hanya bisa menjanjikan saja tapi tidak memberikan solusi apapun, ucapnya.

Termasuk dengan permasalahan pendidikan yang ada diwilayah Balikpapan timur hampir semua warga menyampaikan keluhannya. Diwilayah Balikpapan timur untuk sekolahan sama sekali belum memadai khususnya wilayah Manggar baru yang belum ada sama sekali SMP dan SMA.

"Inilah keluhan warga dari tahun ke tahun terkait masalah pendidikan, sementara pemerintah lebih memilih bangun sekolah yang sudah ada sekolah di wilayahnya, sementara yang tidak ada sekolahnya masih diabaikan", tegasnya.

Perlu diketahui, reses yang dilakukan anggota dewan bukan hanya 1 atau 2 titik, oleh karena itu kami turun kelapangan dengan membawa aspirasi kami dengan alasan yang sama persoalan klasik yang tidak kunjung berakhir, ungkapnya.

Ard