![]()
SWARAREPUBLIKA.com, - Anggota DPRD Kota Balikpapan Dapil Balikpapan Timur H. Nur Hadi Saputra SH. M.H menggelar Reses masa sidang I tahun 2023 di kampung pesisir Tanjung Baru RT 29 kelurahan Manggar Baru kecamatan Balikpapan timur, Selasa(21/3/2023).
Serap aspirasi anggota DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra dihadiri Camat Balikpapan Timur Bustamin, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan warga kampung nelayan tanjung baru. Dalam sambutannya Nurhadi Saputra mengatakan tujuan digelarnya reses ini untuk menyerap informasi dan aspirasi warga yang diwakilinya.
![]()
Beliau meng utarakan dihadapan warga bahwa Balikpapan timur merupakan salah satu kecamatan yang paling tertinggal dalam segi pembangunannya. Salah satunya terkait masalah anggaran saja Balikpapan timur paling sedikit dianggarkan untuk masalah pembangunan, jelasnya. Keluhan warga tanjung baru tidak terelakkan ada yang bertanya soal lahan Yang ditinggali diakui milik orang lain, Masalah pendidikan, banjir, abrasi dan lain lain.
Nurhadi menjelaskan lahan yang saat ini ditinggali oleh warga tanjung baru tidak perlu khawatir jika ada oknum mengaku ngaku merasa memiliki namun tidak dapat menunjukan dokumen surat kepemilikan diabaikan saja, sepanjang warga rajin membayar PBB nya maka itu bagian dari pengakuan pemerintah sebagai warga Balikpapan.
Terkait dengan masalah Pendidikan di Balikpapan timur terdapat 4 kelurahan namun satu satunya kelurahan yang tidak difasilitasi gedung sekolah SMP negeri adalah kelurahan Manggar baru, seketika itu disaat tahun ajaran baru ibu ibu meneteskan air mata karena anaknya tidak diterima bersekolah di SMP 8 dan SMP 19 .
Menurut Nurhadi Saputra anggota DPRD Balikpapan Dapil Balikpapan Timur mengatakan Untuk memecahkan persoalan masalah pendidikan yang ada di Balikpapan timur khususnya diwilayah Manggar baru mau tidak mau pemerintah kota harus menyiapkan lahan baru supaya sepanjang tahun persoalan tahun ajaran baru tidak menjadi runyam, tegasnya.
Termasuk dengan permasalahan banjir dan abrasi di kampung pesisir Tanjung baru warga setempat meminta supaya ada solusi pemerintah membuatkan pemecah ombak agar rumah warga tidak hancur karena abrasi. Camat Bustamin menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan pembangunan dan anggaran semua diatur oleh DPRD dan pemerintah oleh karenanya beliau akan selalu mengawal apa yang menjadi kekurangan di Balikpapan timur.
solusi dari pada memecahkan persolan banjir beliau juga memohon kepada warga agar dapat bekerja sama untuk menyisihkan lahan miliknya untuk kepentingan bersama supaya pemerataan pembangunan yang ada diwilayah Balikpapan timur berjalan dengan baik.ungkapnya. Namun anggota DPRD Balikpapan Nurhadi Saputra mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat Balikpapan timur untuk selalu berkoordinasi kepada pemerintah setempat khususnya dalam menjaga lingkungan supaya tetap bersih aman dari banjir dan lain-lain, pungkasnya.