SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Malam puncak Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Minggu (9/11/2025), berlangsung megah dan penuh semangat kebudayaan. Sebanyak 13 provinsi menampilkan potensi daerah masing-masing dalam ajang bergengsi yang menobatkan Bali sebagai Juara I Duta Wisata Indonesia tahun ini.
Acara diawali dengan penampilan tarian pembuka dari para Duta Wisata, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para official finalis oleh Yayasan Duta Wisata Indonesia. Dalam kesempatan itu, turut diumumkan bahwa Provinsi Bali akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Duta Wisata Indonesia 2026, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman serta penyerahan pataka.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut. Ia menilai, kegiatan ini menjadi bukti kesiapan Balikpapan dalam menggelar event berskala besar sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi yang ramah pariwisata.
“Baik pemenang maupun finalis adalah generasi muda yang menjadi garda terdepan kemajuan pariwisata nasional. Saya berharap mereka mampu berkontribusi nyata dalam isu-isu penting, mulai dari pemulihan pasca pandemi, pengembangan pariwisata berkelanjutan, hingga digitalisasi destinasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujar Rahmad.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan ini menunjukkan bahwa Balikpapan siap menjadi motor penggerak industri kreatif dan pariwisata di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Malam final semakin meriah saat para finalis menampilkan busana adat dari 13 provinsi, mulai Aceh hingga Sumatera Barat. Delapan finalis terbaik yang lolos ke babak speech challenge berasal dari Aceh, Bali, Bengkulu, DIY, Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Dalam sesi debat bertema keseimbangan ekonomi dan pelestarian lingkungan, perwakilan Bali tampil memukau dan berhasil meraih gelar utama. Sementara wakil Kalimantan Timur, Muhammad Nizam Ihsan Fadil dan Arum Janitra Larasati, meraih posisi runner-up nasional.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengaku bangga atas prestasi tersebut. “Masuk dua besar sudah luar biasa. Ini pertama kalinya Kaltim, khususnya Balikpapan, menembus ajang nasional.
Semoga tahun depan wakil kita tampil lebih baik di Bali,” ucapnya. Selain penobatan pemenang, acara juga disertai pelantikan pengurus baru Dewan Duta Wisata Indonesia periode 2025–2029, dengan Anak Agung Gede A. Fajar Pramesta terpilih sebagai ketua umum. Ajang ini menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia siap membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata nasional yang kreatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
(ADV/Disporapar Balikpapan)