Anggaran Menyusut, Bantuan untuk 17 Kelompok Peternak di Kukar Tetap Berjalan

Foto : Penyesuaian anggaran pengaruhi volume bantuan sarana peternakan di Kukar

SWARAREPUBLIKA.com, TENGGARONG — Penyesuaian anggaran mulai memengaruhi volume pembangunan sarana peternakan di Kutai Kartanegara (Kukar). Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar harus menyesuaikan jumlah kandang yang dibangun agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.

Kepala Distanak Kukar, Moh. Rifani, mengatakan efisiensi anggaran membuat sejumlah kegiatan yang telah direncanakan perlu ditinjau kembali. Meski volume pekerjaan berpotensi berkurang, pemerintah daerah tetap berupaya mempertahankan pelaksanaan program peternakan. “Kalau di sektor peternakan, dengan adanya efisiensi anggaran tentu ada penyesuaian,” kata Rifani.

Ia mencontohkan, pembangunan kandang yang semula direncanakan sebanyak 10 unit dapat dikurangi menjadi delapan unit apabila anggaran yang tersedia tidak mencukupi. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan pembiayaan tanpa menghentikan keseluruhan program. “Misalnya, kalau sebelumnya kita merencanakan pembangunan kandang sebanyak 10 unit, karena menyesuaikan anggaran mungkin menjadi 8 unit. Jadi, pasti ada penyesuaian-penyesuaian,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Distanak Kukar tetap mengupayakan dukungan bagi kelompok peternak. Rifani menyebut sekitar 17 kelompok saat ini mendapatkan bantuan untuk menunjang keberlangsungan usaha mereka. “Namun, secara keseluruhan program masih bisa berjalan. Untuk kelompok peternak yang kita bantu sekarang mungkin ada sekitar 17 kelompok,” ungkapnya.

Dukungan yang diberikan tidak terbatas pada pembangunan kandang. Kelompok peternak juga memperoleh bantuan berupa bibit ayam, pakan, dan obat-obatan yang dibutuhkan untuk mendukung pemeliharaan ternak. “Bantuannya antara lain kandang, bibit ayam, pakan, dan obat-obatan,” pungkasnya.

Distanak Kukar berharap penyesuaian volume kegiatan tidak menghilangkan manfaat program bagi kelompok penerima. Melalui bantuan sarana dan kebutuhan pemeliharaan ternak, kelompok peternak diharapkan tetap dapat menjalankan usaha serta mengembangkan produktivitasnya di tengah keterbatasan anggaran daerah.

(ADV/Diskominfo Kukar)