Dishub Balikpapan Kembangkan Videotron Komersial, Dorong PAD dan Informasi Publik Digital

Kepala Dinas Perhubungan kota Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai merealisasikan pembangunan dua unit videotron baru yang diproyeksikan tidak hanya sebagai media penyebaran informasi publik, tetapi juga menjadi potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi kota.

Pembangunan fasilitas digital tersebut kini mulai berjalan dan ditargetkan mampu mendukung konsep kota cerdas atau smart city yang terus dikembangkan di Balikpapan. Selain memperkuat layanan informasi kepada masyarakat, keberadaan videotron juga diharapkan membuka peluang ekonomi melalui sektor periklanan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan proyek pembangunan videotron itu merupakan bagian dari usulan anggaran tahun 2025 yang mulai direalisasikan pada 2026. Saat ini progres pengerjaan disebut telah mencapai sekitar 50 persen. “Pekerjaannya sudah berjalan kurang lebih 50 persen. Ada dua videotron yang akan dipasang, satu di aula Dinas Perhubungan dan satu lagi berada di kawasan parkir Klandasan,” ujar Fadli, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, videotron yang dipasang di kawasan parkir Klandasan akan berkonsep outdoor dan dipersiapkan menjadi salah satu media informasi strategis di ruang publik. Bahkan, Dishub berencana kembali mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan agar ukuran layar videotron tersebut dapat diperbesar sehingga memiliki nilai komersial yang lebih tinggi.

Menurut Fadli, pemanfaatan videotron nantinya tidak hanya difokuskan untuk penyampaian informasi lalu lintas maupun layanan pemerintah daerah, tetapi juga dapat dimanfaatkan pelaku usaha sebagai sarana promosi dan pemasangan iklan. “Kami berharap keberadaan videotron ini memberikan efek multiplier bagi masyarakat dan dapat menjadi salah satu sumber PAD baru untuk Kota Balikpapan,” katanya.

Dinas Perhubungan Kita Balikpapan juga telah menyiapkan konsep pembagian konten dalam pengoperasian videotron tersebut. Sekitar 20 persen ruang tayang akan digunakan untuk informasi pemerintah kota, sedangkan sisanya akan dibuka untuk kebutuhan komersial.

“Muatan informasi pemerintah sekitar 20 persen, sementara 80 persen lainnya dapat dimanfaatkan untuk iklan maupun promosi usaha,” jelasnya.

Fadli menilai konsep tersebut dapat membantu menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus memperkuat citra Balikpapan sebagai kota berbasis teknologi informasi. Dengan pemanfaatan media digital di ruang publik, pemerintah berharap penyampaian informasi kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan modern. Meski pembangunan dilakukan oleh Dishub, pengelolaan videotron nantinya tetap berada di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan sebagai leading sector publikasi dan penyebaran informasi pemerintah.

“Pengelolaan secara menyeluruh nantinya tetap oleh Diskominfo. Kami berharap Kominfo menjadi leading sector dalam pengelolaan publikasi dan informasi melalui videotron,” ucapnya.

Saat ini Dishub Balikpapan diketahui telah memiliki beberapa videotron yang berada di lokasi Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Manggar serta kantor Dishub Balikpapan. Penambahan dua unit baru pada tahun ini diharapkan semakin mendukung aktivitas pelayanan publik maupun kegiatan masyarakat.

Selain digunakan untuk kepentingan internal, videotron di aula Dishub juga diproyeksikan menunjang berbagai kegiatan umum, termasuk aktivitas mahasiswa dan komunitas yang kerap memanfaatkan fasilitas aula tersebut.

“Aula Dishub juga sering dipakai masyarakat umum dan mahasiswa. Karena itu, videotron di lokasi tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan publik,” tutup Fadli.

(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)