Ramadhan Balikpapan Vaganza 129, Perpaduan Syiar Ramadan dan Penguatan Ekonomi Kreatif Lokal

Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata Kota Balikpapan gelar event Ramadan Balikpapan Vaganza 129

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan berkolaborasi dengan Forum Ekonomi Kreatif Kota Balikpapan menghadirkan agenda bertajuk Ramadhan Balikpapan Vaganza 129.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang memadukan nuansa religius Ramadan dengan geliat industri kreatif daerah. Event tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu,  27–28 Februari 2026, mulai pukul 16.00 Wita hingga selesai, bertempat di ruang kreatif Gedung parkir  Klandasan Balikpapan.

Sejumlah agenda menarik telah disiapkan untuk mengundang partisipasi masyarakat, di antaranya Mini Expo Kreatif, bazar kuliner khas Ramadan, kegiatan berbagi takjil, lomba kreatif, lomba bedug, serta penampilan seni hadrah yang akan menambah semarak suasana.

Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan subsektor industri kreatif berbasis religi kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mendorong pelaku usaha dan komunitas kreatif agar tampil lebih percaya diri dan inovatif.

“Melalui Ramadhan Balikpapan Vaganza 129, kami ingin menyediakan wadah bagi pelaku industri kreatif, khususnya di sektor religi, untuk menampilkan karya dan produknya secara langsung kepada masyarakat. Ini juga bagian dari upaya memperluas jejaring dan peluang pasar mereka,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (23/2/2026).

Ratih menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada perayaan semata, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Ia menilai perputaran ekonomi masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan, sehingga momentum tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal.

“Ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam menggali dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis religi. Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM dan komunitas kreatif di Balikpapan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha dapat terus terjalin untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.

Masyarakat pun diajak untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap produk-produk kreatif lokal sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

(ADV/J/Diskominfo kota Balikpapan)