Wali Kota Balikpapan Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis dan Pembangunan Sekolah Baru

Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud didampingi ketua DPRD kota Balikpapan H Alwi Al Qadri 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung dunia pendidikan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah program seragam gratis yang kini telah menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMP.

Wali Kota Balikpapan menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak dasar warga negara, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. “Kenapa tidak sampai SMA? Karena itu merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Gubernur. Insya Allah tahun depan siswa SMA juga akan mendapat seragam gratis,” ujar Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti keterbatasan tenaga pendidik di sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta. Untuk itu, dirinya tengah berupaya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak provinsi agar sekolah-sekolah bisa merekrut tenaga pendidik tanpa menabrak aturan yang berlaku.

“Bahkan sekolah negeri saja kekurangan guru, apalagi swasta. Ini menjadi perhatian kita semua,” tegasnya.

Wali Kota menegaskan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan, sejalan dengan pemikiran Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie. Menurutnya, warisan terbaik untuk generasi penerus adalah ilmu, bukan sekadar harta benda.

Dalam tiga tahun terakhir, Pemerintah Kota Balikpapan telah membangun empat sekolah baru dan akan melanjutkan pembangunan sekolah terpadu di kawasan Islamic Center. Dua sekolah terpadu lainnya direncanakan dibangun di wilayah utara dan selatan kota pada tahun 2026, dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) harus siap dari segi fasilitas pendidikan. Jika nanti pegawai IKN tinggal di Balikpapan, mereka akan mencari sekolah yang layak untuk anak-anaknya,” jelasnya.

Pemerintah kota juga menjalin kemitraan dengan 13 sekolah swasta, yang mendapat subsidi uang masuk, SPP, hingga bantuan seragam. Tak hanya itu, fasilitas lain seperti laptop dan sarana belajar juga akan disiapkan melalui dana hibah, baik dari pemerintah kota maupun provinsi.

“Tahun ini adalah tahun keemasan bagi Kota Balikpapan. Kolaborasi dengan Gubernur dan DPRD provinsi sangat terbuka, tidak perlu birokrasi yang berbelit,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Wali Kota menegaskan bahwa semua langkah ini ditujukan untuk mewujudkan generasi emas 2045, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial

(ADV/Diskominfo Balikpapan)