Pemkot Balikpapan Prioritaskan Puskesmas Baru di Sepinggan Meski Terkendala Anggaran dan SDM

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat. Salah satu langkahnya adalah dengan merencanakan pembangunan Puskesmas baru di wilayah Sepinggan Baru, yang lokasinya direncanakan berdekatan dengan kawasan Rumah Susun (Rusun) Sepinggan.

Namun, realisasi program ini masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam hal pendanaan dan ketersediaan tenaga medis. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, mengungkapkan bahwa proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara langsung secara penuh karena keterbatasan anggaran.

Dari total kebutuhan dana sebesar Rp 21 miliar, saat ini baru tersedia sekitar Rp 16 miliar.

“Pembangunan Puskesmas Sepinggan Baru dilakukan bertahap karena dananya belum mencukupi. Saat ini kita belum masuk ke tahap pembangunan fisik, belum lagi membahas soal SDM-nya,” ujar Alwiati saat dikonfirmasi pada Rabu (16/4/2025).

Selain masalah anggaran, rekrutmen tenaga kesehatan juga menjadi hambatan tersendiri. Menurut Alwiati, formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini masih difokuskan untuk mengisi kekosongan di fasilitas kesehatan yang telah beroperasi, sehingga belum mampu menunjang pembukaan layanan baru.

“Formasi CPNS memang diajukan, tetapi hanya cukup untuk menutup kekurangan yang ada di puskesmas yang sudah berjalan. Belum ada tambahan untuk fasilitas baru,” jelasnya.

Sementara itu, di lokasi lain seperti Puskesmas Muara Rapak, Dinas Kesehatan hanya melakukan perbaikan fisik, bukan pembangunan baru. Pekerjaan difokuskan pada penguatan struktur bangunan melalui pembangunan turap agar lebih aman. Secara keseluruhan, saat ini Kota Balikpapan telah memiliki 27 puskesmas yang tersebar di 34 kelurahan.

Menurut Alwiati, angka tersebut sudah cukup ideal bila mengacu pada standar nasional yang menetapkan satu puskesmas untuk melayani minimal 30.000 penduduk.

“Di kota lain, satu kecamatan kadang hanya punya satu puskesmas. Di Balikpapan, hampir setiap kelurahan sudah terlayani,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Pemkot Balikpapan tetap menaruh perhatian serius terhadap pengembangan fasilitas kesehatan. Komitmen pemerintah adalah menjaga akses layanan kesehatan tetap merata dan berkualitas, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal dan kesiapan sumber daya yang ada.

(ADV/Diskominfo Balikpapan/JM)