BPBD Balikpapan Siaga Penuh Antisipasi Kebakaran dan Cuaca Ekstrem di Bulan Ramadan

Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran serta cuaca ekstrem selama bulan Ramadan.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di enam kecamatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran dan perubahan cuaca, baik hujan lebat maupun panas ekstrem.

Imbauan ini dilakukan sebelum Ramadan, tepatnya di tanggal  27 dan 28 Februari lalu. Dalam upaya menjaga kesiapsiagaan, BPBD Balikpapan menyiagakan sekitar 300 personel yang bekerja dengan sistem shift selama 12 jam per hari.

"Kami tetap menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa mengurangi jam kerja. Kesiapsiagaan penuh diterapkan agar respons terhadap kejadian darurat bisa lebih cepat," ujar Usman Ali.

BPBD juga telah melakukan pemetaan wilayah dengan fokus pada daerah berpenduduk padat di bagian barat, serta kawasan lainnya di wilayah timur, tengah, dan utara kota. Menurut Usman, seluruh wilayah tetap harus diwaspadai mengingat pengalaman tahun lalu di mana terjadi dua kebakaran saat pertengahan Ramadan, meskipun di awal dan akhir bulan tidak ada kejadian serupa.

Dalam menghadapi kebakaran, BPBD Balikpapan terus berkoordinasi dengan PDAM untuk memastikan ketersediaan air dari hidran maupun sumber lainnya. "Kami bekerja sama dengan PDAM dan memanfaatkan sumber air lain seperti sumur masyarakat serta dukungan dari beberapa perusahaan yang siap membantu dalam keadaan darurat," jelasnya.

Saat ini, BPBD memiliki satu unit kendaraan pemadam dengan kondisi cukup tua, namun terus dilakukan perbaikan agar tetap beroperasi optimal. Selain itu, BPBD juga rutin melakukan inspeksi terhadap hidran di gedung-gedung tinggi guna memastikan fungsinya dalam pemadaman awal sebelum petugas tiba di lokasi.

"Kami juga memiliki tangga setinggi 32 meter, tetapi hanya satu unit. Saat ini ada sedikit kendala pada sistem hidroliknya, dan sedang dalam proses perbaikan," tutup Usman.

Dengan berbagai langkah antisipatif ini, BPBD Balikpapan berharap dapat meminimalisir risiko kebakaran dan dampak cuaca ekstrem selama Ramadan, serta memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

(ADV/Diskominfo/J)