
BALIKPAPAN,membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang Kreatif, Inovatif dan Adaptif dikalangan Remaja, Komando Distrik Militer (Kodim) 0905/Balikpapan Menggelar lomba Tari Kreasi budaya Kalimantan Timur.
Kegiatan ini merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bakat dan kreativitas generasi penerus Bangsa dalam bidang Seni dan Kebudayaan agar dapat melestarikan Budaya yang ada di Indonesia khususnya Kalimantan Timur (Kaltim), hendaknya dapat lebih dikenal di kalangan masyarakat , baik Nasional bahkan Internasional.
Dalam pagelaran Penyelenggaraan Komunikasi Sosial Kreatif di wilayah Kodim 0905/Balikpapan tahun 2020 , yang digelar di Aula Makodim 0905/ Balikpapan, turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Dr. Boentoro, serta Forum Kebudayaan Balikpapan, mengangkat tema Membentuk SDM Kreatif, Inovatif dan Adaptif, Jumat (04/09/2020)
Lomba tari Kreasi Budaya ini, di ikuti oleh tiga Sanggar Tari di Kota Balikpapan, yakni Sanggar Tari Serumpun Lima, dengan Tarian Lumut Olo Bolum yang merupakan budaya suku Paser, Sanggar Tari A & R Studio, dengan menampilkan Tarian Tupa Panen yang merupakan tarian masyarakat pesisir dari Kota Balikpapan, Dan Sanggar Tari Lampit Saga SMKN 2 Balikpapan, menampilkan tarian Ritual Tanam Padi Disampaikan Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa, pagelaran kesenian tari merupakan salah satu bagian kebudayaan indonesia yang harus dilestarikan.
Lomba tari ini hasil kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Forum Paguyuban Balikpapan, dan Dewan Kesenian Balikpapan. Dengan tujuan untuk menumbuhkan di kalangan remaja yang kreatif, inovatif, dan adaptif melalui seni tari. "Pagelaran lomba tari ini untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif, inovatif, dan adaptif.
Karena tarian merupakan salah satu karakter dari budaya bangsa yang harus kita jaga dan dilestarikan," kata Dandim. Melalui Pagelaran lomba tari ini, pihaknya berharap bisa menumbuhkan anak-anak muda yang memiliki banyak kreasi dibidang seni tari sebagai penerus budaya bangsa, Dan dengan seni tari ini bisa menumbuhkan anak-anak muda menjadi inovatif.
"Dengan seni tari ini kita juga ingin menumbuhkan anak-anak muda yang adaptif, karena di tengah persaingan global saat ini yang bisa eksis hanya yang mampu memiliki SDM yang adaptif, yang bisa menyesuaikan dengan perubahan dan situasi yang ada," jelasnya Kendati di masa pandemi covid-19, kegiatan tetap dilaksanakan dengan disiplin protokol kesehatan. Lomba tari ini diharapkan tetap berkesinambungan.
"Lomba tari ini kita harapkan bisa berkesinambungan, walaupun di tengah pandemi covid-19, kita tetap disiplin menggunakan protokol kesehatan. Namun kita harus tetap produktif di dalam berkegiatan agar tumbuh rasa cinta dan kebanggaan terhadap bangsa," ujarnya.
"Hilangkan rasa takut yang berlebihan terhadap pandemi, akan tetapi jangan juga terlali percaya diri sehingga mengabaikan protokol kesehatan,Ketika kita bisa disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan, maka kita juga akan bisa produktif," lanjut Dandim 0905/Balikpapan.
Lanjut I Gusti Agung Putu Sujarnawa, "Nantinya peserta yang menjadi pemenang, akan berlanjut untuk ditingkat Kodam, diharapkan nantinya ada yang bisa sampai ketingkat Nasional"pungkasnya.
Ditempat yang sama, Dr. Boentoro selaku Sekretaris Disdikbud Balikpapan sangat mengapresiasi yang sangat luar biasa kepada Kodim 0905/Balikpapan yang telah melaksanakan pagelaran tari ditengah pandemi covid-19 saat ini.
"Disdikbud akan terus mendukung kegiatan yang dilaksanakan instansi manapun, termasuk yang dilaksanakan hari ini, selagi kegiatan tersebut sifatnya dapat mengangkat kebudayaan Indonesia khususnya kaltim" kata Boentoro.
"Dirinya berharap, pelestarian budaya akan terus dilakukan oleh generasi muda saat ini, sehingga budaya yang ada sekarang dapat dilestarikan dan diwariskan untuk generasi mendatang"tutupnya.