Stok Obat Aman, Puskesmas Manggar Baru Pantau Ketat Pasien Malaria Selama 14 Hari

Suriana pemegang program Malaria Puskesmas Manggar Baru 

SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan — Puskesmas Manggar Baru memastikan bahwa ketersediaan obat malaria dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung penanganan kasus yang ditemukan sepanjang 2025. Hal ini disampaikan oleh Suriana, Pemegang Program Malaria Puskesmas Manggar Baru, pada Rabu (3/12/2025).

Suriana mengatakan bahwa setiap pasien positif malaria akan menjalani terapi lengkap dengan pemantauan intensif selama 14 hari sesuai standar pengobatan. “Pemantauan dilakukan setiap hari untuk memastikan pasien minum obat sesuai dosis dan tidak ada keluhan lanjutan,” ujar Suriana.

Ia menjelaskan bahwa pemantauan 14 hari sangat penting untuk mencegah kegagalan terapi dan menghindari resistensi obat. Seluruh proses dilakukan oleh petugas puskesmas, termasuk kunjungan langsung dan komunikasi aktif dengan keluarga pasien. “Kami ingin memastikan mereka benar-benar pulih. Tidak ada yang boleh terlewat dalam proses ini,” tegasnya.

Pada November 2025, puskesmas juga melakukan pemeriksaan epidemiologi terhadap tujuh orang yang memiliki kontak erat dengan kasus sebelumnya. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian untuk memastikan tidak ada penularan lanjutan. “Hasilnya semua negatif, itu menunjukkan bahwa kondisi lingkungan tetap aman,” tambahnya.

Suriana menegaskan bahwa Balikpapan tetap berada dalam status eliminasi malaria, namun risiko importasi kasus dari luar daerah tetap ada. Oleh karena itu, kesiapsiagaan puskesmas tidak boleh mengendur. “Kami sudah eliminasi malaria, tapi bukan berarti risikonya nol. Mobilitas masyarakat ke daerah endemis masih menjadi tantangan,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam pencegahan dengan melapor lebih awal bila ada gejala dan riwayat perjalanan. “Kami optimis Balikpapan bisa mempertahankan eliminasi malaria jika masyarakat ikut berpartisipasi. Pencegahan bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

(ADV/Puskesmas)