SWARAREPUBLIKA.com, Balikpapan - Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Manggar Baru tidak hanya dijalankan oleh puskesmas melalui kader Jumantik, tetapi juga melibatkan struktur pemerintahan tingkat kelurahan.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan edukasi sekaligus menguatkan partisipasi warga dalam memerangi potensi penularan DBD. Puskesmas Manggar Baru secara rutin menjalin kerja sama dengan kelurahan melalui kegiatan Kelompok Bermain Masyarakat (KBM) yang menggabungkan edukasi, aksi lapangan, serta pembinaan masyarakat.
Petugas sanitasi Puskesmas Manggar Baru, Yuliani, mengatakan bahwa sinergi tersebut menjadi cara efektif untuk memperkuat jangkauan pesan kesehatan. Dalam kegiatan bersama, kader dan perangkat kelurahan turun langsung memberikan penyuluhan mengenai cara mencegah jentik, cara mengecek tempat penampungan air, hingga pentingnya menutup wadah yang rentan menjadi sarang nyamuk.
Kegiatan PSN semacam ini dinilai lebih berdampak karena dilakukan secara kelompok dan melibatkan tokoh masyarakat. Meski kolaborasi berjalan baik, Yuliani menambahkan bahwa kader Jumantik di lapangan masih membutuhkan dukungan tambahan, terutama dari sisi peralatan.
Selama ini, puskesmas hanya mampu menyediakan abate dan dukungan moral, sementara beberapa peralatan sederhana seperti senter belum dapat dipenuhi karena keterbatasan anggaran. Padahal, alat seperti senter sangat dibutuhkan ketika kader memeriksa sudut-sudut gelap rumah warga atau area penyimpanan yang minim cahaya.
Ia berharap adanya bantuan dari pihak luar seperti dinas kesehatan, lembaga swasta, hingga program corporate social responsibility (CSR) untuk membantu menyediakan peralatan pendukung bagi kader. Ketersediaan alat bantu tersebut dinilai dapat meningkatkan akurasi pemeriksaan dan membuat kader lebih nyaman melaksanakan tugasnya. “Kalau kader mendapatkan dukungan lebih, mereka bisa bekerja jauh lebih optimal dan hasil pemantauan akan lebih baik,” katanya.
Menurut Yuliani, menjaga semangat kader sama pentingnya dengan menjaga partisipasi warga. Kader merupakan motor penggerak dalam upaya PSN, sehingga dukungan terhadap mereka akan berdampak langsung terhadap keberhasilan program jangka panjang.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara puskesmas dan kelurahan, serta adanya dukungan eksternal, program pemberantasan sarang nyamuk di Manggar Baru diharapkan semakin efektif dan dapat menjadi model bagi wilayah lain.
(ADV/Puskesmas)