SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru terus memperkuat layanan kesehatan bagi warga lanjut usia melalui kegiatan Posyandu Lansia yang rutin dilaksanakan di lima titik posyandu di wilayah Kelurahan Manggar Baru. Hal ini disampaikan Jubaidah, Penanggung Jawab (PJ) Program Lansia Puskesmas Manggar Baru, saat ditemui dalam kegiatan posyandu yang digelar di RT 31, Sabtu (22/11/2025).
Jubaidah menjelaskan bahwa posyandu menjadi fasilitas penting yang menyediakan layanan kesehatan secara langsung dan terjangkau bagi para lansia. “Kami punya lima posyandu lansia di Manggar Baru. Masing-masing posyandu mencakup beberapa RT, dan kegiatan dilakukan rutin tiga bulan sekali,” ujarnya.
Menurutnya, setiap kegiatan posyandu mencakup serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana. “Kami cek gula darah, kolesterol, asam urat, dan melakukan penilaian indeks massa tubuh (IMT). Jika ditemukan masalah seperti hipertensi atau kondisi lain yang memerlukan penanganan lebih lanjut, kami langsung rujuk ke puskesmas,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa penyakit yang paling sering ditemukan pada lansia di Manggar Baru adalah hipertensi dan kolesterol tinggi. “Dua ini yang paling banyak. Asam urat dan jantung juga ada, tapi tidak sebanyak hipertensi,” terang Jubaidah. Untuk pemeriksaan gula darah dan kolesterol, ia menyarankan agar dilakukan minimal satu kali dalam setahun.
Bahkan dalam beberapa kasus, pemeriksaan bisa dilakukan dua kali sesuai kondisi lansia. Jubaidah menegaskan pentingnya peran posyandu sebagai perpanjangan layanan puskesmas, terutama karena banyak lansia yang enggan atau kesulitan pergi ke fasilitas kesehatan. “Dengan adanya posyandu, mereka lebih mudah dijangkau. Tidak semua lansia bisa datang ke puskesmas, jadi posyandu sangat membantu kami,” katanya.
Bagi lansia yang tidak memungkinkan hadir karena kondisi kesehatan, seperti penderita stroke atau yang sudah kehilangan kemandirian, Puskesmas Manggar Baru menyediakan layanan home care. “Kami yang datang ke rumah. Biasanya ada beberapa lansia yang memang sudah tidak bisa jalan, jadi mereka tetap kami pantau kesehatannya,” tuturnya.
Terkait pola makan, Jubaidah mengimbau agar lansia membatasi makanan tinggi garam dan lemak. “Kami anjurkan lebih banyak konsumsi sayur, baik sayur bening maupun lalapan. Buah juga baik, tapi disesuaikan porsinya,” jelasnya. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan seperti senam lansia juga rutin dilakukan untuk menjaga kebugaran. Namun jika ada lansia yang kesulitan mencapai lokasi senam, puskesmas siap melakukan penjemputan menggunakan ambulans. “Kasihan kalau mereka jauh. Jadi kami jemput supaya tetap bisa ikut senam dan tetap aktif,” tambahnya.
Menutup penjelasannya, Jubaidah menyampaikan bahwa pemerintah selalu memastikan ketersediaan alat kesehatan untuk pemeriksaan lansia, termasuk stik gula darah, kolesterol, dan asam urat. “Alhamdulillah, untuk kebutuhan pemeriksaan lansia tidak pernah kosong. Antriannya pun selalu kami dahulukan,” ujarnya.
Dengan komitmen tersebut, Puskesmas Manggar Baru berharap kualitas hidup para lansia terus meningkat melalui layanan yang mudah dijangkau, rutin, dan berkesinambungan.
(ADV/Puskesmas)