SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Puskesmas Manggar Baru merilis data penyakit tertinggi selama November 2025, yang menunjukkan bahwa kasus infeksi Saluran pernapasan Akut (ISPA) dan tekanan darah tinggi masih menjadi keluhan terbanyak di wilayah Balikpapan Timur.
Plt Kepala Puskesmas Manggar Baru, Sri Winarti, menjelaskan bahwa pola penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat mencerminkan kondisi kesehatan masyarakat secara umum. “Yang banyak ditemukan di bulan November ini memang keluhan pernapasan , disertai kasus hipertensi. Beberapa penyakit pencernaan juga cukup sering ditemui,” jelasnya.
Berdasarkan data resmi puskesmas, nasofaringitis akut (common cold) menjadi kasus tertinggi dengan 895 kunjungan. Sementara itu, hipertensi esensial tercatat sebanyak 323 kasus. Kondisi ini menggambarkan masih tingginya faktor risiko penyakit tidak menular di masyarakat, terutama pola makan tinggi garam, stres, dan kurang aktivitas fisik.
Penyakit lainnya yang cukup dominan meliputi dispepsia (244 kasus), diare dan gastroenteritis infeksius (89 kasus), faringitis akut (85 kasus), demam tanpa penyebab jelas (81 kasus), cedera tubuh tidak spesifik (75 kasus), serta mual dan muntah (66 kasus).
Menurut Sri Winarti, tren tersebut penting untuk dianalisis agar puskesmas dapat menentukan prioritas edukasi. Rabu (19/11/2025) “Data ini sangat membantu kami menentukan langkah pencegahan, seperti edukasi PHBS, skrining, dan intervensi ke kelompok berisiko,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa meski tidak ada penyakit yang mendominasi secara ekstrem, Namun penyakit Infeksi Saluran pernapasan masih menjadi perhatian.
Perubahan cuaca dan mobilitas masyarakat tinggi disebutnya sebagai faktor yang berkontribusi. Puskesmas berencana meningkatkan edukasi kesehatan terutama untuk pencegahan penyakit musiman. “Warga diharapkan menjaga daya tahan tubuh, cukup minum, dan menghindari paparan asap—baik asap rokok maupun polusi rumah tangga,” katanya.
Sri juga mengingatkan pentingnya kontrol rutin bagi warga dengan penyakit kronis seperti hipertensi. “Jangan menunggu parah. Pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan di puskesmas atau saat kegiatan CKG,” imbaunya.
(ADV/Puskesmas)