
SWARAREPUBLIKA.com, BALIKPAPAN — Delapan puluh tahun sudah PLN menyalakan negeri, membawa cahaya dan harapan hingga ke pelosok Nusantara. Semangat itu terus hidup di Kalimantan melalui langkah nyata PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) yang tak henti membangun infrastruktur ketenagalistrikan demi masa depan yang berkelanjutan.
Upacara Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 digelar penuh khidmat di Lapangan PLN UIP KLT, Balikpapan, Senin (27/10).
Ratusan pegawai PLN Grup Kalimantan berdiri tegap mengikuti upacara, menjadikannya momen refleksi untuk memperkuat komitmen menghadirkan listrik yang andal, merata, dan ramah lingkungan bagi seluruh lapisan masyarakat. Tahun ini, peringatan HLN mengusung tema “PLN Transformation Towards Green”, yang menggambarkan semangat transformasi PLN menuju era energi bersih.
Tema tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan menyalakan perubahan dalam setiap langkah pembangunan kelistrikan nasional. General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi PLN tidak terjadi secara instan, melainkan hasil kerja keras lintas generasi.
“Kami berdiri di sini karena fondasi kokoh yang dibangun para pendahulu. Mereka berjuang membawa terang di masa sulit, dan kini tugas kami meneruskan estafet perjuangan itu,” ujar Basuki dengan penuh semangat.
Basuki juga menegaskan bahwa HLN bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperteguh komitmen PLN untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan berjalan tepat biaya, mutu, dan waktu.
“Kami terus berorientasi pada keberlanjutan, memastikan terang hadir bagi semua,” imbuhnya.
Untuk memeriahkan peringatan HLN ke-80, PLN UIP KLT juga menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya program Light Up The Dream (LUTD) yang menghadirkan listrik bagi warga prasejahtera. Program ini membawa kebahagiaan bagi keluarga yang untuk pertama kalinya menikmati aliran listrik di rumah mereka.
Selain itu, doa bersama dan santunan bagi anak yatim turut digelar sebagai wujud rasa syukur atas delapan dekade pengabdian PLN dalam menerangi negeri. PLN UIP KLT memiliki peran strategis dalam mendukung sistem kelistrikan Kalimantan melalui pembangunan transmisi, gardu induk, dan pembangkit berskala besar.
Seluruh proyek tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat keandalan pasokan listrik seiring pertumbuhan kawasan industri dan ekonomi di Kalimantan. Melalui semangat “Transformasi Menuju Hijau”, PLN UIP KLT meneguhkan peranannya dalam mendukung program transisi energi nasional dengan membangun infrastruktur listrik yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Momentum HLN ke-80 ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap cahaya yang menyala, ada dedikasi dan kerja keras ribuan insan PLN yang terus berjuang untuk menghadirkan terang dari Kalimantan bagi Indonesia.
(ADV/*)