
SWARAREPUBLIKA.com, Penajam Paser Utara – Memasuki peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) bersama Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara (Kejari PPU) berkolaborasi mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kuaro – GIS 4 Ibu Kota Negara (IKN).
Proyek strategis nasional ini diharapkan menjadi tulang punggung sistem kelistrikan IKN sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1) bekerja sama dengan Kejari PPU melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) serta Bidang Intelijen, (13/8/2025)
Sinergi ini difokuskan pada pendampingan hukum, penyelesaian masalah lahan, dan penanganan hambatan teknis di lapangan agar proyek berjalan tanpa gangguan dan sesuai aturan. Manajer UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, bersama Assistant Manager Keuangan, Perizinan, Pertanahan, dan Umum, Okyanto Tri Sukma Murdani, hadir mewakili PLN.
Sementara dari Kejari PPU hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) PPU, Oktario Hutapea, SH., MH., didampingi Kepala Seksi Datun, Ferdinand Sianturi, serta Kepala Seksi Intelijen, Eko Purwantono. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan menjadi dorongan kuat untuk menuntaskan proyek.
“Dengan dukungan Tim Kejari PPU, kami optimistis SUTT 150 kV Kuaro – GIS 4 IKN dapat selesai tepat waktu dan segera menghadirkan pasokan listrik andal bagi masyarakat,” ujarnya.
Kajari PPU, Oktario Hutapea, menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum penuh. “Kami akan memastikan pembangunan jalur SUTT ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kerja sama ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta menjamin seluruh proses dilakukan transparan dan akuntabel. Keberhasilan proyek ini akan memperkuat pasokan listrik di Kalimantan Timur, menopang kebutuhan IKN, dan menjadi simbol kemajuan bangsa.
PLN menegaskan komitmennya membangun infrastruktur kelistrikan yang merata, andal, dan berkelanjutan. Semangat kemerdekaan menjadi pengingat bahwa persatuan dan kerja keras adalah kunci untuk menerangi Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
(*)