Polri Diapresiasi Atas Keberhasilan Mengawal Agenda Nasional 2024

Ketua JMSI provinsi Kalimantan Timur Mohammad Sukri

SWARAREPUBLIKA.com, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur, Mohammad Sukri, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sepanjang 2024. Menurutnya, Polri berhasil menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keamanan nasional, terutama selama penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

"Seluruh rangkaian pemilu dan pilkada berjalan lancar dan kondusif. Ini menjadi bukti nyata sukses kinerja jajaran Polri sepanjang 2024," ujar Sukri dalam pernyataannya kepada wartawan MSI Group, Kamis (2/1/2025), di Kantor JMSI Kaltim, Samarinda.

Sebagai mantan wartawan kriminal, Sukri menilai Polri telah melakukan transformasi signifikan yang berdampak pada pelaksanaan agenda nasional yang aman, khususnya di Kalimantan Timur. Ia juga menekankan pentingnya menjaga momentum positif ini. "Alhamdulillah, pemilu presiden, legislatif, dan pilkada berjalan aman dan lancar," tambahnya.

Namun, ia mengakui adanya tantangan berupa tuduhan ketidaknetralan yang dialamatkan kepada Polri. Menurutnya, tudingan semacam itu dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi tersebut. "Tudingan dari oknum tertentu bisa saja menurunkan kepercayaan masyarakat.

Tapi, 2025 adalah kesempatan bagi Polri untuk memperbaiki citra melalui pendekatan presisi," ungkap Sukri, yang juga pernah menjadi wasit nasional PSSI. Ia optimistis di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan dukungan pemerintahan baru, Polri mampu merebut kembali kepercayaan masyarakat.

Sukri juga menyoroti peran penting Kejaksaan Agung dalam memperbaiki sistem hukum di Indonesia. "Perbaikan citra lembaga penegak hukum harus dimulai dari kepolisian dan kejaksaan," pesannya. Sukri menambahkan, Komisi III DPR RI dalam laporan akhir tahun 2024 menyebut Polri sebagai lembaga penegak hukum paling responsif.

Ketua Komisi III, Habiburokhman, mengungkapkan Polri sering menindaklanjuti aduan masyarakat dengan cepat, termasuk isu profesionalisme, pelayanan publik, dan penyalahgunaan wewenang. "Polri telah menjadi mitra DPR yang paling responsif. Ini adalah pencapaian yang harus dipertahankan," pungkas Sukri.

Sumber : Rilis